Waspada Ngengat si Perusak Baju, Ini Cara Mengatasinya

Sekar Aqillah Indraswari - detikJabar
Minggu, 25 Okt 2026 06:00 WIB
Ngengat (Foto: via Michigan State University)
Jakarta -

Pernahkah menemukan lubang-lubang kecil yang misterius pada baju kesayangan? Jika iya, bisa jadi lemari sudah menjadi markas bagi ngengat kain atau clothes moth.

Melansir detikProperti, serangga kecil yang sekilas mirip kupu-kupu ini memang hobi bersembunyi di sudut lemari yang jarang tersentuh. Berbeda dengan kupu-kupu, ngengat ini biasanya melipat sayapnya di atas punggung saat sedang hinggap.

Meski tidak menggigit atau beracun bagi manusia, kehadiran ngengat kain tetap menjadi mimpi buruk bagi koleksi busana. Mereka sangat menyukai serat alami seperti wol dan kasmir. Selain ngengat, ada juga kumbang karpet yang punya hobi serupa, merusak kain. Itulah mengapa sangat penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda keberadaan mereka sebelum kerusakan makin parah.

ngengat

Ngengat dewasa biasanya berukuran sekitar 1 sentimeter dengan warna tubuh kekuningan atau keabu-abuan. Mereka menyukai tempat yang gelap, hangat, dan jarang terganggu untuk berkembang biak. Pakaian yang kotor karena noda keringat atau sisa makanan adalah magnet utama bagi serangga ini.

Uniknya, pelaku utama yang merusak pakaian sebenarnya bukanlah ngengat dewasa, melainkan larvanya. Larva yang ukurannya sangat kecil ini memakan protein pada serat hewan seperti bulu halus dan wol. Salah satu tanda yang paling jelas adalah munculnya benang-benang halus atau jaring kecil mirip lendir kering di permukaan kain. Jika sudah melihat tanda ini, segera bertindak!

Berikut adalah langkah praktis untuk mengusir ngengat dan menyelamatkan koleksi pakaian:

1. Bongkar dan Bersihkan Lemari Secara Total

Langkah pertama, keluarkan semua isi lemari. Periksa setiap helai pakaian untuk mencari lubang atau keberadaan larva. Jika ada baju yang rusaknya sudah terlalu parah, lebih baik direhlakan saja. Setelah kosong, bersihkan setiap sudut, celah, hingga sambungan rak lemari. Bagian-bagian tersembunyi inilah yang biasanya menjadi tempat favorit mereka menaruh telur.

2. Simpan Pakaian dengan Benar

Pakaian yang jarang dipakai sering kali luput dari pengawasan. Pastikan semua baju sudah dicuci bersih dan benar-benar kering sebelum disimpan. Gunakan wadah tertutup rapat atau kantong penyimpanan khusus agar serangga tidak bisa masuk. Selain itu, jangan ragu untuk menyumbangkan pakaian yang sudah tidak terpakai agar lemari tidak terlalu penuh dan lebih mudah dipantau.

3. Gunakan Pengusir Ngengat Alami

Banyak orang menggunakan bahan beraroma kayu cedar untuk mengusir serangga ini. Menurut Good Housekeeping, cedar memang cukup efektif sebagai penghalau. Selain itu, aroma lavender, cendana, atau eukaliptus juga bisa membuat lemari lebih segar. Namun ingat, bahan-bahan ini hanya bersifat mencegah. Jika larva sudah terlanjur ada, pembersihan total tetap menjadi solusi utama.

4. Hindari Menyimpan Baju dalam Kondisi Lembap

Jangan pernah memasukkan pakaian yang masih terasa lembap ke dalam lemari. Kelembapan yang tinggi bukan hanya mengundang ngengat, tapi juga memicu tumbuhnya jamur. Pastikan sirkulasi udara di dalam lemari tetap terjaga dengan baik. Biasakan juga untuk segera mencuci pakaian yang terkena noda makanan agar tidak mengundang serangga datang.

Artikel ini sudah tayang di detikProperti



Simak Video "Video: Polisi Tangkap 6 Tersangka Baru Kasus Penjualan Bayi ke Singapura"

(aqi/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork