Puluhan murid SD Islam HM Asman belajar mengenal pangan langsung dari lahan pertanian. Di Lahan Pangan Bogor Mandiri Pangan (Bomang), Desa Susukan, Kabupaten Bogor, mereka mempelajari perawatan tanaman hingga membeli sayuran segar hasil panen.
Kunjungan bersama para guru itu dikemas dalam kegiatan Jumat Bersih dan Edu Wisata Ketahanan Pangan. Anak-anak mendapat kesempatan belajar di luar kelas sekaligus mengenal kegiatan pertanian di lingkungan mereka.
"Setibanya di Bomang , mereka diajak mengenal berbagai jenis tanaman pangan, mempelajari proses pemupukan, serta memahami teknik perawatan tanaman secara langsung di lahan pertanian," demikian keterangan dalam siaran pers yang diterima detikJabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan tersebut diinisiasi Kepala SDI HM Asman, Kemal Baihaqi, melalui kolaborasi dengan BUMDesa Surya Karya Mandiri Susukan dan tim pengelola Lahan Pangan Bomang .
Pembelajaran berlanjut ketika siswa berkesempatan membeli sayuran dari lahan yang dikunjungi. Aktivitas ini memperkenalkan hubungan antara proses budidaya, hasil panen, dan kegiatan ekonomi masyarakat.
"Aktivitas ini tidak hanya mengenalkan proses produksi pangan, tetapi juga memberikan pemahaman sederhana tentang hasil kerja petani dan nilai ekonomi dari komoditas pertanian," tulis siaran pers tersebut.
Sekretaris BUMDesa Surya Karya Mandiri Susukan, Novi Olifianto, mengapresiasi pemanfaatan kawasan itu sebagai tempat pembelajaran luar ruang. Menurutnya, pengalaman langsung dapat membantu anak-anak memahami pentingnya ketahanan pangan, menghargai profesi petani, serta menjaga lingkungan.
Lahan Bomang juga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta didik melalui kerja sama dengan sekolah dan lembaga pendidikan.
"Keberadaan Lahan Pangan Bomang diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai destinasi edukasi dan wisata pertanian yang terbuka bagi lebih banyak sekolah dan lembaga pendidikan," tulis siaran pers tersebut
Melalui kegiatan tersebut, pengenalan pertanian dimulai dari hal yang dekat dengan keseharian siswa: sayuran yang dikonsumsi dan cara tanaman itu dirawat. Pengalaman di lahan diharapkan menumbuhkan kepedulian terhadap pangan serta lingkungan sejak usia dini.
(yum/yum)
