Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB) terus melakukan perbaikan infrastruktur jalan untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Hingga Oktober 2026, sebanyak 26 dari total 34 ruas jalan yang menjadi target tahun ini telah selesai dikerjakan. Sebanyak 15 ruas di antaranya tersebar merata dari wilayah utara hingga selatan Bandung Barat.
"Alhamdulillah, satu per satu ruas jalan yang selama ini dinantikan masyarakat mulai bisa kita perbaiki. Ada 15 ruas jalan sampai Oktober ini, namun oekerjaan di sejumlah ruas jalan lainnya masih terus berlangsung dan ditargetkan berlanjut hingga akhir tahun," kata Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, Minggu (18/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun 15 ruas jalan yang telah selesai diperbaiki tersebut meliputi Jalan Ciririp-Bangsaya-Buninagara (Batas Ciwidey), Jalan Gununghalu-Datarpuspa, Jalan Cikaramat-Lembang, Jalan Celak-Sodong, Jalan Cijenuk-Puncaksari/Pasirpogor, Jalan Maribaya-Puncak Eurad, Jalan Kebun Kalapa-Pasircalung (lanjutan), Jalan H. Gofur-Pakuhaji (lanjutan), Jalan Rancapanggung-Cikadu, Jalan Simpang Tagogapu-Salakuning, Rehabilitasi Jalan Cililin-Budiharja, Rehabilitasi Jalan Malaka-Cijenuk, Rehabilitasi Jalan Rancapanggung-Ugrem, Jalan Boscha-Wangunsari, dan Jalan Padaasih-Batas Cimahi.
Jeje mengatakan percepatan perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu komitmen pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menantikan kondisi jalan yang lebih baik.
Menurutnya, upaya tersebut terus dilakukan melalui optimalisasi anggaran daerah serta pengajuan dukungan kepada pemerintah pusat dan kementerian terkait agar penanganan jalan di Bandung Barat dapat menjangkau lebih banyak wilayah.
"Kami memahami masih banyak jalan yang membutuhkan penanganan, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun belum mendapatkan perbaikan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang terus kami upayakan penyelesaiannya," ujar Jeje.
Ia mengakui, keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat perbaikan seluruh jalan kabupaten. Karena itu, pemerintah daerah terus mencari peluang dukungan pendanaan dan menentukan prioritas penanganan berdasarkan kebutuhan serta kondisi jalan di lapangan.
"Kami menyadari belum semua jalan bisa diperbaiki tahun ini. Namun, ikhtiar tidak akan berhenti. Kami terus berupaya agar perbaikan bisa dilakukan secara bertahap dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," katanya.
Pemkab Bandung Barat memastikan pekerjaan pada ruas jalan yang masih dalam proses akan terus dikawal hingga akhir 2026. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk bersabar dan bersama-sama mendukung proses pembangunan yang sedang berjalan.
Perbaikan infrastruktur jalan diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bandung Barat.
(orb/orb)
