Tragis, Wanita 47 Tahun Tewas Tertemper Kereta Feeder di Cicendo

Tragis, Wanita 47 Tahun Tewas Tertemper Kereta Feeder di Cicendo

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 15 Okt 2026 18:47 WIB
Evakuasi jasad wanita tertemper KA di Cicendo Bandung
Evakuasi jasad wanita tertemper KA di Cicendo Bandung (Foto: istimewa)
Bandung -

Seorang wanita berinisial NYW (47), warga Ciroyom, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, dilaporkan tewas usai tertemper kereta feeder pada Kamis (15/10/2026).

Peristiwa tragis ini terjadi di perlintasan rel Jalan Cucukang II, RT 03 RW 06, Kelurahan Husen, Kecamatan Cicendo, sekitar pukul 15.30 WIB. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti aktivitas korban di lokasi sebelum kejadian nahas tersebut berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah saksi mata di lokasi, yakni Iyon, Giri, dan Tati, menemukan korban sudah dalam posisi tergeletak di dekat rel sesaat setelah kereta feeder melintas.

"Ditemukan satu orang perempuan tertampar kereta feeder dengan awal mula kejadian menurut keterarangan saksi 1 saat setelah kereta feeder melintas dari barat ke timur kemudian saksi 1 melihat korban tergeletak didekat rel, kemudian saksi 1 memberitahu kepada saksi 2 dan saksi 3 bersama sama mengecek korban tergeletak karena takut ada kereta melintas saksi memindahkan korban kepinggir," ujar Kapolsek Cicendo, AKP Darno, dalam keterangan tertulisnya.

ADVERTISEMENT

Setelah menemukan korban, warga segera berkoordinasi untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

"Mengetahui hal tersebut kemudian saksi 1 memberitahukannnya kepada saksi 2 lalu saksi 2 melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Husen," lanjut Darno.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi pasti insiden tersebut. Jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk penanganan lebih lanjut.

"Untuk sementara kematian korban dikarenakan tertemper kereta feeder dan selanjutnya korban di bawa ke RSHS Kota Bandung," tutupnya.



(wip/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads