Usai Penertiban, Trotoar Pasar Kiaracondong Bakal Dipercantik

Usai Penertiban, Trotoar Pasar Kiaracondong Bakal Dipercantik

Rifat Alhamidi - detikJabar
Kamis, 15 Okt 2026 11:50 WIB
Pembersihan sisa lapak PKL di Kiaracondong.
Pembersihan sisa lapak PKL di Kiaracondong. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Sebanyak 77 lapak PKL di kawasan Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung telah ditertibkan. Setelah proses ini, trotoar yang sudah bertahun-tahun tertutup lapak pedagang rencananya akan ditata agar terlihat lebih nyaman.

Pantauan detikJabar di lokasi, Kamis (15/10/2026), penertiban lapak PKL terus berjalan hingga hari keempat. Alat berat pun masih disiagakan untuk membersihkan sisa puing-puing lapak PKL yang telah dibongkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini hari keempat untuk penertiban PKL yang ada di Pasar Kiaracondong. Dan nanti ke depannya ki untuk pembersihan gorong-gorong dulu, sedimennya hingga saluran drainasenya," kata Lurah Kebon Jayanti, Wiwin Haryani saat berbincang dengan detikJabar di lokasi.

Wiwin menyatakan, setelah lapak PKL dibongkar, tugas pertama yang akan dilakukan yaitu mengeruk saluran drainase di Pasar Kiaracondong. Lalu, Kelurahan Kebon Jayanti akan mengusulkan kepada Pemkot Bandung untuk pembenahan trotoar agar lebih enak dipandang.

ADVERTISEMENT

"Kita sudah usulkan untuk perbaikan trotoarnya agar lebih estetik gitu, ya. Supaya terlihatnya lebih indah lagi. Nyaman juga untuk pejalan kaki, nyaman juga untuk pedagang," tuturnya.

Setelah penertiban, trotoar Pasar Kiaracondong memang tampak lebih enak dipandang. Wiwin pun berharap nantinya fasilitas itu bisa dijaga agar semua orang merasa lebih nyaman.

"Alhamdulillah, sekarang warga juga oh ternyata gede ya trotoarnya. Ternyata di sini ada ya itu, karena memang sudah lama sekali bertahun-tahun tertutup oleh para PKL-nya," ucapnya.

"Dan alhamdulillah untuk saat ini kita benahi bersama-sama dengan para PKL-nya juga yang mereka bisa bekerja sama dengan kita untuk sama-sama membenahi sampai nanti akhirnya mereka juga bisa berjualan di sini lagi sesuai dengan jam operasional yang sudah disepakati," pungkasnya.

(ral/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads