Sebanyak 77 lapak PKL di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung, telah dibongkar. Pedagang berharap ada solusi agar mereka bisa tetap melanjutkan usaha.
Pantauan detikJabar, Selasa (13/10/2026), material sisa pembongkaran sedang dibersihkan. Koordinator PKL Kircon, Asep Satibi, mengatakan pedagang telah bersepakat untuk membongkar lapak secara mandiri.
"Ini prosesnya panjang, sudah berapa kali mediasi, sudah beberapa kali imbauan dari pihak kelurahan dan kecamatan kepada warga PKL, bahkan ada peringatan SP1, SP2 dan SP3. Alhamdulillah, warga pedagang menyadari dan memang ini harus dibenahi," katanya.
Hanya saja, para pedagang menaruh harapan agar bisa kembali berjualan. Selama proses pembongkaran, belum ada kesepakatan mengenai teknis bagi mereka untuk melanjutkan kembali usahanya.
"Masalah itu belum ada pembicaraan dengan pihak kelurahan dan kecamatan apakah boleh dan tidaknya. Tapi kita targetkan dulu, kita dibenahi dulu, dibersihkan dulu karena di sini ada drainase yang harus dinormalisasi. Jadi belum ada sepakat ke depannya gimana," ucapnya.
Asep sempat mendengar informasi PKL nantinya akan direlokasi ke Pasar Kiaracondong. Namun, opsi itu kemungkinan baru dilakukan setelah revitalisasi Pasar Kiaracondong pada 2027 mendatang.
"Iya, itu belum ada solusi seperti itu. Tapi ya kami juga tetap berharap. Karena waktu itu ada solusi akan dialihkan ke BTM. Tapi karena di BTM kondisinya seperti itu, mereka tidak mau,. Nah, mudah-mudahan nanti ada informasi tahun 2027 dari pihak kepala pasar akan ada pembenahan, nanti akan dialokasikan ke sana," pungkasnya.
(ral/orb)