Luapan Saluran Parakan Jati menyebabkan dinding rumah warga di Kampung Citayam RT 01/RW 03, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, roboh. Laporan kejadian tersebut awalnya diadukan warga melalui Instagram dan langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan lokasi oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum.
Atas arahan Bupati Bogor, UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II meninjau lokasi pada Senin (12/10/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kondisi saluran sekaligus menelusuri penyebab luapan air ke permukiman.
Kepala UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II, Esda Permana Lukman, menjelaskan bahwa hasil kaji cepat menunjukkan kejadian bermula saat hujan deras mengguyur pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Air dari Saluran Parakan Jati kemudian meluap ke drainase warga.
Saluran lingkungan tak mampu menampung debit air sehingga luapan merangsek ke dalam rumah Soleh. Akibatnya, dinding bangunan ambruk dan menimpa rumah milik Abd Rosid.
"Sebagai langkah penanganan awal, UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II bersama PSDA Parakan Jati melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Saluran Parakan Jati," jelas Esda.
Pembersihan difokuskan pada tumpukan sampah dan sedimentasi yang menyumbat aliran air. Pengangkatan material tersebut ditujukan untuk melancarkan aliran saluran serta mencegah potensi luapan susulan ke rumah warga.
Langkah penanganan awal ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat terkait kondisi infrastruktur lingkungan. Dari hasil peninjauan lapangan, petugas memetakan simpul persoalan pada saluran irigasi yang terhubung langsung dengan drainase permukiman.
Pemkab Bogor memastikan bakal terus meningkatkan kecepatan respons atas setiap aduan warga terkait persoalan irigasi dan drainase. Upaya ini dilakukan guna meminimalkan risiko banjir sekaligus menjaga keselamatan warga di sekitar bantaran saluran air.
(orb/orb)