Kesal Sering Jadi WC Umum, Warga Pagar Tebing Longsor Cugenang

Kesal Sering Jadi WC Umum, Warga Pagar Tebing Longsor Cugenang

Ikbal Selamet - detikJabar
Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB
APK dipasang di TPT Longsor Cugenang
Lokasi Longsor Cugenang (Foto: Ikbal Slamet)
Cianjur -

Tebing di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cugenang, Cianjur, yang longsor saat gempa bumi Cianjur 2022 lalu dipasangi pagar bambu. Warga melakukan aksi itu lantaran kesal dengan banyaknya orang yang buang air besar di sungai yang airnya digunakan warga, serta banyaknya pengendara yang nongkrong di zona merah tersebut.

Pantauan detikJabar, tebing sepanjang 50 meter yang longsor usai diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,6 dan menelan puluhan korban jiwa itu kini dipasangi pagar bambu.

Bahkan pagar bambu tersebut sedikit menjorok ke badan jalan, sehingga tak ada lagi ruang untuk kendaraan terparkir di sepanjang tebing itu. Camat Cugenang Ali Akbar mengatakan tebing hingga saluran air itu dipagari warga beberapa hari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dipagari oleh warga, menggunakan bambu yang diambil dari kebun-kebun warga," kata dia, Minggu (11/10/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut dia, tindakan itu dilakukan warga lantaran para pengendara kerap berhenti di lokasi tersebut pada malam hari dan buang air besar di saluran air.

"Saluran air itu digunakan warga untuk mencuci. Tapi malah banyak yang buang air besar di sana. Makanya warga geram dan akhirnya memagar lokasi tersebut dengan bambu," kata dia.

Dia menambahkan, lokasi tersebut juga kerap digunakan pengendara yang melintas untuk beristirahat hingga nongkrong.

"Banyak yang nongkrong di sana. Padahal itu zona bahaya, pernah longsor saat gempa dan menelan banyak korban jiwa. Makanya sekalian dipagarnya tidak hanya dari saluran air, tetapi hingga sepanjang tebing yang longsor supaya tidak ada lagi yang singgah dan nongkrong di lokasi berbahaya tersebut," pungkasnya.

(iqk/iqk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads