Seekor ular kobra sepanjang 2,5 meter masuk ke dalam rumah warga dan sempat berada di atas jok motor di Desa Dukuhpicung, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan. Ular yang kemudian berpindah ke dalam kandang ayam tersebut sempat membuat petugas kesulitan saat proses evakuasi.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, memaparkan bahwa ular tersebut pertama kali diketahui pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di rumah Ibu Yani (35). Kala itu, keponakan Ibu Yani, Puspita Sari, melihat ular tersebut berada di halaman rumah dan sedang berada di atas jok motor. Melihat ular kobra berukuran besar, Puspita sontak berteriak meminta bantuan warga.
Mendengar teriakan tersebut, warga berkumpul dan mencoba mengusir ular secara mandiri. Namun, ular tersebut tidak mau pergi dan justru masuk ke dalam kandang ayam. Karena khawatir akan bahaya, warga tidak berani mendekat dan segera meminta bantuan Damkar Kuningan.
"Awalnya keponakan ibu Yani, melihat ular king kobra di halaman rumah sedang berdiri di jok motor. Kemudian keponakan bu Yani langsung teriak teriak ada ular di halaman rumah saudaranya. Warga ramai datang langsung mengusir ular, namun, ular pun tak kunjung pergi diam saja. Orang orang yang sudah panik karena ular besar takut membahayakan ke warga malah tiba tiba ular masuk ke kandang ayam. Beberapa warga nggak berani ngedeketin ular tersebut, lalu keponakan bu Yani mencari nomor pemadam kebakaran dari media sosial ternyata ada dan segera menghubunginya," tutur Arga, Jumat (9/10/2026).
Mendapatkan laporan tersebut, Damkar Kuningan menerjunkan empat personel ke lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, posisi ular yang berada di dalam kandang ayam yang sempit sempat menyulitkan petugas. Namun, setelah berjibaku selama lima menit, ular akhirnya berhasil dievakuasi.
Diperkirakan ular kobra sepanjang 2,5 meter tersebut berasal dari kebun yang tidak jauh dari lokasi rumah.
"Untuk Panjang ± 2,5 M. Untuk Hambatan sedikit menyulitkan dan butuh kehatihatian dalam penanganan dikarenakan berada di pojok dalam kandang Ayam. Untuk asal diperkirakan dari arah sebelah Rumah dikarenakan posisi rumah berdekatan dengan kebun dan lahan terjal tempat habitat ular tersebut," pungkas Arga.
Menyikapi kejadian tersebut, Damkar Kuningan mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan serta menutup seluruh lubang yang berpotensi menjadi akses masuk ular. Menurutnya, ular masuk ke permukiman karena beberapa faktor, seperti mencari tikus atau serangga, mencari tempat hangat dan lembap untuk berlindung, serta adanya celah atau lubang kecil di rumah.
Apabila masyarakat membutuhkan pelayanan kebakaran dan penyelamatan, dapat langsung menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan di nomor (0232) 871113.
Saksikan Live DetikSore:
Simak Video "Keindahan Alam dari Puncak Gunung Tilu, Kuningan"
(tya/tya)