Tabrakan Beruntun 15 Kendaraan di Tol Cipularang KM 91, Satu Orang Luka

Tabrakan Beruntun 15 Kendaraan di Tol Cipularang KM 91, Satu Orang Luka

Wisma Putra, Dian Firmansyah - detikJabar
Rabu, 07 Okt 2026 16:36 WIB
Tabrakan beruntun di Tol Cipularang
Tabrakan beruntun di Tol Cipularang (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar)
Purwakarta -

Kecelakaan beruntun yang melibatkan 15 kendaraan terjadi di ruas Tol Cipularang KM 91.900 arah Jakarta, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Insiden ini mengakibatkan seluruh lajur arah Jakarta tertutup total dan memicu kemacetan panjang.

Belasan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan karambol ini terdiri dari Traktor Head UD, Suzuki Pikap, Light Truk Load Bak, Suzuki APV, dua unit Toyota Hiace, Honda Brio, Colt Diesel Box, Chevrolet, Toyota Innova, Mitsubishi Pikap, Toyota Calya, Toyota Rush, hingga Chery.

Kepala Induk PJR Tol Cipularang, Kompol Joko Prihatono, mengonfirmasi adanya satu korban luka berat dalam peristiwa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah korban 1 orang, sopir Traktor Heat UD alami luka berat. Korban atas nama Agung warga Lebak," kata Joko.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan kronologi kejadian, arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta semula sedang mengalami perlambatan. Namun, sebuah truk traktor head yang datang dari arah belakang diduga gagal mengantisipasi situasi tersebut.

"Lanjut datang kendaraan Taktor Heat UD kurang antisipasi menabrak Suzuki Pikap dan Suzuki Pikap terdorong menabrak Light Truk Load Bakdan seterusnya sehingga terjadi tabrakan beruntun melibatkan 15 kendaraan dan mengakibatkan tertutup nya semua lajur B arah Jakarta," ungkap Joko.

Pihak kepolisian telah melakukan pendataan di lokasi dan melimpahkan penanganan kasus ini ke Unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta. Mengenai penyebab pasti, Joko menyebut adanya dugaan kelalaian pengemudi.

"Diduga kurang antisipasi (penyebab lakalantas)," pungkasnya.

Detik-detik Kecelakaan

Ketegangan saat kecelakaan berlangsung diceritakan oleh Ujang, pengemudi mobil bak pengangkut sawi yang tengah menempuh perjalanan dari Soreang menuju Kramat Jati. Melalui kaca spion, ia sempat melihat truk kontainer melaju kencang tanpa kendali di tengah arus yang melambat akibat perbaikan jalan.

"Lagi ada perbaikan, saya coba pelan-pelan mobil saya ke kiri. Terus saya di belakang lihat kontainer dari spion itu ngebut kencang. Remnya sudah ngeblong. Saya langsung kena mobil saya," tutur Ujang.

Kondisi jalan yang padat membuatnya tidak memiliki ruang untuk menyelamatkan diri. "Enggak ada ruang untuk menghindar. Saya sudah padat kiri kanan," imbuhnya.

Meski kendaraannya ringsek dan jadwal pengiriman terganggu, Ujang bersyukur sebagian besar muatannya masih bisa dievakuasi ke armada lain. Saat ini, jajaran Satlantas Polres Purwakarta masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Penyelidikan difokuskan pada pemeriksaan teknis kendaraan trailer yang diduga mengalami rem blong guna memastikan penyebab utama kecelakaan massal tersebut.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads