Air Hujan di Drum Bekas Diduga Picu Diare Massal di Sukabumi

Air Hujan di Drum Bekas Diduga Picu Diare Massal di Sukabumi

Siti Fatimah - detikJabar
Selasa, 06 Okt 2026 13:30 WIB
Ilustrasi pasien di rumah sakit
Ilustrasi Pasien di Rumah Sakit. Foto: iStock
Sukabumi -

Misteri di balik wabah diare massal yang menyerang 27 warga di Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, mulai menemukan titik terang. Polisi menyebut insiden ini diduga kuat bermula dari penggunaan air tampungan hujan yang dipakai untuk mencuci perlengkapan rumah tangga.

Dugaan tersebut menguat setelah warga setempat mengungkap aktivitas mereka sebelum jatuh sakit. Pada Jumat (2/10) lalu, wilayah tersebut diguyur hujan, dan airnya ditampung di dalam wadah drum bekas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dugaan sementara berdasar dari informasi warga setempat bahwa pada hari Jumat terjadi hujan, kemudian air hujan yang tertampung dalam wadah drum bekas dan air tersebut dipergunakan untuk mencuci piring atau alat rumah tangga," kata Kapolsek Gunungguruh Ipda Suhendar, Selasa (6/10/2026).

Untuk memastikan kandungan serta kelayakannya, sampel air tersebut kini telah diamankan. Pihak Puskesmas Gunungguruh langsung bergerak mengambil sampel air untuk diuji lebih lanjut di laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

"Kemudian air tersebut sudah diambil sampel oleh Puskesmas dan dibawa ke lab Dinkes Kabupaten Sukabumi. Hasil koordinasi kami dengan Kepala Puskesmas, hasil uji lab-nya belum keluar," ujar Suhendar.

Di sisi lain, penanganan cepat telah dilakukan oleh jajaran kepolisian bersama tenaga kesehatan setempat. Sebanyak 27 warga yang sempat mengalami gejala diare langsung mendapatkan pemeriksaan medis dan obat-obatan.

Sebanyak 26 orang dilaporkan sudah membaik. Sementara itu, satu korban lainnya yang tengah hamil sempat harus menjalani rawat inap di puskesmas guna mendapatkan monitoring intensif.

"Alhamdulillah, tadi pagi jam 10.00 WIB ibu hamil yang bersangkutan sudah diperbolehkan pulang kembali ke rumahnya dengan dasar tidak ada lagi keluhan dan hasil pemeriksaan dokter sudah pulih," pungkas Suhendar.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads