Bagi warga Kota Kembang, persimpangan Jalan Jakarta dan Jalan Ahmad Yani tentu sudah tidak asing lagi. Tepat di bawah kokohnya Flyover Jalan Jakarta, berdiri sebuah bangunan terbengkalai yang kini justru menarik perhatian generasi muda.
Bangunan yang dahulu dikenal sebagai gerai restoran cepat saji ini bertransformasi menjadi pusat seni jalanan (street art) dan spot foto ikonik yang viral di media sosial.
Jauh sebelum menjadi bangunan kosong, tempat ini memiliki rekam jejak sejarah yang panjang. Pada masanya, bangunan berarsitektur modern ini sempat difungsikan sebagai showroom mobil, sebelum akhirnya disewa dan diubah menjadi gerai restoran cepat saji. Lokasinya yang strategis membuat tempat ini dulunya selalu ramai dijadikan titik kumpul dan tempat nongkrong favorit warga Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, setelah operasional restoran dihentikan, bangunan ini dibiarkan kosong selama bertahun-tahun. Bukannya memberikan kesan seram dan kumuh layaknya bangunan mangkrak pada umumnya, gedung ini justru dihidupkan kembali oleh tangan-tangan kreatif para seniman urban Bandung.
Hampir seluruh dinding luar gedung kini dipenuhi oleh lapisan mural berwarna-warni dan grafiti yang estetik. Kombinasi antara struktur bangunan yang terbengkalai (abandoned vibes) dengan seni jalanan yang mencolok menciptakan kontras visual yang sangat menarik.
"Awalnya tahu dari TikTok karena banyak yang bikin konten fashion di sini. Pas datang langsung, ternyata memang sekeren itu. Vibe-nya mirip area urban di luar negeri," ujar Nabil (22), salah satu anak muda yang sedang melakukan sesi pemotretan bersama temannya.
Kini, eks gerai restoran cepat saji ini hampir setiap hari dikunjungi oleh para pemburu visual. Mulai dari pencinta fotografi streetwear, komunitas otomotif yang ingin memotret kendaraan mereka, hingga *brand fashion lokal yang memanfaatkan sudut-sudut estetis gedung ini sebagai latar belakang katalog produk mereka.
Fenomena ini membuktikan bahwa ruang-ruang mati di sudut Kota Bandung selalu punya cara tersendiri untuk menemukan fungsi baru melalui kreativitas warganya. Eks restoran cepat saji Jalan Jakarta kini bukan lagi sekadar gedung kosong yang terabaikan, melainkan sebuah galeri seni jalanan terbuka yang merayakan estetika urban Kota Bandung.
(sud/sud)
