Pilu ABK Pencari Ikan Disiksa di Dalam Tong Berisi Air

Kabar Regional

Pilu ABK Pencari Ikan Disiksa di Dalam Tong Berisi Air

Ikbal Selamet - detikJabar
Jumat, 02 Okt 2026 20:00 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi Penganiayaan (Foto: Edi Wahyono)
Cianjur -

Penganiayaan terhadap seorang anak buah kapal (ABK) pencari ikan viral di media sosial. Korban disiksa oleh para pelaku di dalam tong berisi air.

Berdasarkan video yang beredar, tampak seorang laki-laki terduduk dalam tong berisi air. Kemudian ada pria lain yang menyiksa ABK tersebut dengan cara diinjak hingga ditonjok.

ABK itu terlibat berkali-kali diinjak bagian bawah tubuhnya oleh pelaku. Selain itu, ABK itu yang juga terlihat terus dipukuli dan disemprot air bagian wajahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video juga terlihat ada pria lain berbaju biru yang ikut memukul dan menarik baju bagian belakang ABK yang dianiaya. Saat ini polisi tengah memburu para pelaku.

ADVERTISEMENT

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah mengetahui dan sedang menindaklanjuti kasus penganiayaan tersebut. Polisi juga sudah melacak keberadaan kapal itu untuk menangkap pelaku.

"Informasi tersebut telah termonitor dan saat ini sedang ditindaklanjuti," kata Kombes Budi kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).

Dia mengungkapkan, saat ditelusuri, kapal itu sedang berada di perairan Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Saat ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok tengah berkoordinasi dengan kepolisian di Kepulauan Aru untuk memastikan keselamatan korban.

"Polda Metro Jaya melalui Polres Tanjung Priok telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan para ABK yang diduga menjadi korban," terang Budi.

"Saat ini, para korban telah dibawa ke RSUD Dobo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis," imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads