Edaran Disdik Bandung untuk Proses Belajar di Tengah Lonjakan Influenza A

Edaran Disdik Bandung untuk Proses Belajar di Tengah Lonjakan Influenza A

Rifat Alhamidi - detikJabar
Rabu, 30 Sep 2026 16:04 WIB
Ilustrasi siswa pulang sekolah. Kapan mulai libur sekolah 2026?
Ilustrasi siswa pulang sekolah. Kapan mulai libur sekolah 2026? (Foto: Gemini AI).
Bandung -

Kasus Influenza A saat ini sedang merebak di Kota Bandung. Dinas Pendidikan pun mengeluarkan surat edaran supaya proses belajar tetap berlangsung dengan lancar.

Kadisdik Kota Bandung Asep Gufron mengatakan, surat edaran sudah dikeluarkan ke sekolah tingkatan PAUD TK, SD dan SMP. Dalam surat edaran itu, Disdik mengarahkan agar siswa yang mengalami flu ditangani terlebih dahulu di Unit Kssehatan Sekolah (UKS).

"Kalau nanti dianggap pihak sekolah di luar kemampuan, baru dikoordinasikan dengan Puskesmas atau fasilitas kesehatan yang terdekat," katanya saat berbincang dengan detikJabar, Rabu (30/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Manakala guru, siswa, maupun warga sekolah yang mengalami penyakit flu, itu minta ditangani dulu oleh pihak Puskesmas. Kalau toh sudah bisa ditangani dan mungkin dari dokter masih memungkinkan sekolah, ya masuk lagi. Tali kalau enggak memungkinkan, itu diperbolehkan untuk pulang sampai kondisinya pulih kembali," tambahnya.

Asep menyatakan, saat ini, laporan kondisi di sekolah masih terbilang landai untuk penularan penyakit flu. Namun demikian, Disdik terus memantau perkambangan tersebut di sekolah.

ADVERTISEMENT

"Kemarin juga saya melakukan sidak ke beberapa sekolah, kondisinya masih normal-normal saja. Mudah-mudahan jangan sampai lah, cuman kita sudah buat surat edaran ke sekolah untuk antisipasi lebih lanjut," ujarnya.

Kemudian, Disdik juga mempertimbangkan mekanisme pembelajaran jarak jauh (PJJ) jika penularan penyakit itu sudah mulai mengalami lonjakan. Namun, kebijakan tersebut harus terlebih dahulu dikaji dengan berbagai pertimbangan.

"Kalau toh misalnya banyak laporan di suatu sekolah yang terkena influenza A gitu yah, kita evaluasi semua. Kita lapor ke Pak Wali, nanti sesuai arahan beliau seperti apa. Yang jelas ya, pelaksanaan PJJ sangat dimungkinkan," katanya.

"Tapi itu berdasarkan hasil evaluasi nanti. Dan evaluasi tidak hanya dilakukan oleh Dinas Pendidikan, kita juga akan kerja sama dengan Dinkes untuk menentukan bahwa ini sudah masuk ke zona apa darurat misalnya," tuturnya.

Antisipasi yang paling memungkinkan dilakukan adalah menerapkan kembali kebiasaan memakai masker di sekolah. Kebijakan ini bahkan bakal didorong kepada siapa saja yang mengalami kondisi influenza demi tidak mengganggu proses belajar mengajar.

"Itu diutamakan bagi warga sekolah yang sudah ada gejala flu, walaupun flunya belum flu berat. Itu mah sudah diharuskam pakai masker," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pramono Siapkan WFH dan PJJ untuk Siswa Jakarta saat Cuaca Ekstrem"
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads