Dari Potensi Desa ke Ponsel, Karang Taruna Bogor Belajar Ngonten

Dari Potensi Desa ke Ponsel, Karang Taruna Bogor Belajar Ngonten

Andry Haryanto - detikJabar
Rabu, 30 Sep 2026 20:00 WIB
Bimtek Content Creator Karang Taruna Bogor
Bimtek Content Creator Karang Taruna Bogor (Foto: istimewa)
Bogor -

Potensi desa, produk UMKM, hingga kegiatan anak muda bisa menjangkau lebih banyak orang jika dikemas menjadi konten yang menarik. Peluang itu menjadi salah satu materi Bimbingan Teknis (Bimtek) Content Creator bagi anggota Karang Taruna se-Kabupaten Bogor yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Kegiatan berlangsung di Cisarua pada 29-30 September 2026. Peserta belajar mencari ide, menyusun cerita, mengambil gambar, dan mengedit konten. Diskominfo menghadirkan narasumber dari BLSDM Kementerian Komunikasi dan Digital Jakarta dan Bandung, akademisi, praktisi, serta pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengatakan media sosial kini dapat dipakai untuk menyampaikan informasi, mengedukasi warga, dan memperkenalkan usaha lokal. Ia melihat anggota Karang Taruna memiliki kreativitas serta sudut pandang yang dapat membuat pesan tersebut dekat dengan masyarakat.

"Melalui Bimtek Content Creator ini, kami berharap para pemudi Karang Taruna tidak hanya menjadi penikmat atau konsumen konten digital, tetapi mampu tampil sebagai produsen konten yang adaptif, kreatif, edukatif, dan produktif," ujar Bambang.

ADVERTISEMENT

Selain belajar membuat konten, peserta mendapat materi kecakapan digital. Mereka diajak memperhatikan etika saat berinteraksi di media sosial, memilah informasi, dan mengenali hoaks. Bambang berharap keterampilan tersebut dipakai untuk menghasilkan karya yang berguna bagi lingkungan masing-masing.

"Tidak kalah penting, konten kreatif juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi. Potensi desa, produk UMKM lokal, maupun berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan dapat dikemas menjadi konten yang menarik sehingga semakin dikenal masyarakat," katanya.

Bagi Dea Rahmasari, peserta asal Citeureup, pelatihan ini membantu menjelaskan tahapan produksi konten yang sebelumnya belum ia pahami.

"Bimtek ini sangat bermanfaat karena kami jadi mengetahui step by step dalam membuat konten dan mendapatkan banyak pembelajaran. Kami juga berterima kasih kepada Diskominfo yang telah menyelenggarakan kegiatan ini," ujarnya.

Dinda Amelia Sakinah dari Sukaraja mendapat bekal lain. Sebagai pemula, ia tertarik mempelajari cara mengelola konten dan menentukan waktu unggah.

"Bimtek ini sangat bermanfaat bagi saya, terutama karena saya baru mulai menjadi content creator. Saya jadi mengetahui strategi dalam mengolah konten, termasuk waktu yang tepat untuk mengunggahnya," kata Dinda.

Bambang berharap peserta membawa pengetahuan itu pulang dan mempraktikkannya untuk memperkenalkan kegiatan maupun potensi wilayah mereka.

"Kami mengajak rekan-rekan Karang Taruna untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah agen perubahan dan penyebar energi positif di tengah masyarakat Kabupaten Bogor," Bambang memungkasi.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads