Invasi ular piton Burma kian mengancam kelangsungan hidup satwa endemik di wilayah Florida Selatan, Amerika Serikat. Demi meredam kerusakan ekosistem yang makin parah, pemerintah setempat mengambil langkah ekstrem dengan menerjunkan pemburu profesional untuk memusnahkan reptil raksasa tersebut.
Pemerintah Florida mengucurkan dana khusus melalui dua program utama, yakni Python Action Team Removing Invasive Constrictors (PATRIC) bentukan Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida, serta Python Elimination Program garapan Distrik Pengelolaan Air Florida Selatan.
Lewat kedua inisiatif ini, para pawang dan pakar pengendalian reptil yang memenuhi kualifikasi akan mendapatkan imbalan finansial atas setiap piton yang berhasil ditangkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjadi kontraktor negara bagian adalah tugas yang menuntut fisik dan waktu. Sebagian besar kontraktor menyingkirkan lebih dari 30 ular piton per tahun," sebut formulir pendaftaran PATRIC yang dikutip detikINET dari USA Today.
"Hingga April 2025, lebih dari 23.500 ular piton telah disingkirkan dari area alam di negara bagian Florida. Dari total tersebut, lebih dari 11.000 ular piton disingkirkan oleh kontraktor FWC PATRIC dan SFWMD PEP sejak program dimulai," sebut FWC.
Segini Bayaran Memburu Piton Burma
Departemen tersebut mengatakan bahwa pemburu, pemancing dan penggiat alam bebas lainnya dengan pengalaman menyingkirkan piton atau ular pembelit besar lain dari alam liar bisa mendaftar.
Python Elimination Program dari South Florida Water Management District membayar kontraktor per jam bervariasi, tergantung area yang ditelusuri. Bayaran reguler USD 14 (Rp 249.000) per jam, bayaran premium adalah USD 20 (Rp 356.000) per jam, dan bayaran ultra premium adalah USD 30 (Rp 534.000) per jam, dengan maksimal 10 jam kerja per hari.
Insentif tambahan dibayarkan untuk tiap piton yang disingkirkan berdasarkan panjangnya. Perhitungannya USD 50 (Rp 890.000) untuk 1,2 meter pertama dan USD 25 untuk tambahan panjang berikutnya. Selain itu, USD 200 (Rp 3.559.000) akan dibayarkan untuk temuan setiap sarang piton aktif yang diverifikasi.
Piton Burma dewasa hanya memiliki sedikit predator dan sering memangsa spesies asli, termasuk yang terancam atau hampir punah.
Piton Burma juga dapat mengancam keselamatan manusia, meskipun bahaya terbesarnya adalah bagi ekosistem tempat mereka menetap. Mereka juga dapat memangsa hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing. Mereka mampu menelan mangsa yang setara dengan 100% massa tubuhnya.
Meskipun piton Burma dapat tumbuh hingga lebih dari 6 meter, yang ditangkap di Florida biasanya panjangnya antara 1,8 hingga 3 meter. Saat dewasa, ukuran mereka lebih besar dari hampir semua ular asli setempat dan biasanya berwarna cokelat muda dengan bercak gelap di sepanjang punggung dan sisinya
Artikel ini telah tayang di detikINET. Baca selengkapnya di sini.
(fyk/yum)
