Geger Penemuan Bayi Laki-laki di Depan Rumah Kadus Ciamis

Geger Penemuan Bayi Laki-laki di Depan Rumah Kadus Ciamis

Dadang Hermansyah - detikJabar
Sabtu, 26 Sep 2026 10:20 WIB
Ilustrasi penemuan bayi
Ilustrasi penemuan bayi (Foto: Chat GPT).
Ciamis -

Warga Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di dalam kardus. Bayi tersebut diduga diletakkan di depan rumah Kepala Dusun Karangkamulyan, Sabtu (26/9/2026) dini hari.

Rumah Kepala Dusun Karangkamulyan, Entin Kartini, berada tepat di pinggir Jalan Raya Ciamis-Banjar atau jalur nasional. Bayi itu pertama kali diketahui setelah warga mendengar suara tangisan dari depan rumah Entin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Entin mengatakan, malam itu dirinya baru pulang dari melayat bersama Ketua RW sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah sampai di rumah, ia kemudian tidur.

"Saya tadi malam pulang melayat dari orang meninggal di sebelah timur, sama Pak RW. Sekitar setengah dua belas saya pulang ke rumah, lalu tidur," kata Entin kepada detikJabar, Sabtu (26/9/2026).

ADVERTISEMENT

Sekitar pukul 01.00 WIB, Entin dibangunkan oleh Ketua RW. Saat itu sudah ada Ketua RT dan sejumlah warga yang datang ke rumahnya.

"Pak RW yang membangunkan saya. Ada Pak RW, Pak RT, sama warga juga. Katanya, Bu Lurah, ini ada yang membuang bayi di depan rumah," ujarnya.

Entin mengaku sempat bingung karena saat itu dirinya belum melihat langsung ke depan rumah. Setelah diberi tahu warga, barulah diketahui bayi tersebut berada di dalam sebuah kardus. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ica bersama Ibu RT. Keduanya mendengar suara tangisan bayi dari rumah masing-masing.

"Awalnya Teh Ica sama Ibu RT mendengar ada suara bayi menangis. Kemudian dilihat dari jendela ke sebelah barat, ternyata ada kardus di depan rumah saya, tepat di depan pintu," tuturnya.

Keduanya kemudian mendekati kardus tersebut dan membukanya. Saat dilihat, ternyata di dalamnya terdapat seorang bayi laki-laki. "Kemudian kami menghubungi bidan," kata Entin.

Bayi tersebut kemudian mendapat penanganan dari bidan dan petugas kepolisian yang datang ke lokasi. Entin menyebut, berdasarkan pemeriksaan awal, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. Usianya diperkirakan sekitar dua hingga tiga hari.

"Jenis kelaminnya laki-laki. Kata bidan, usianya mungkin sudah dua atau tiga hari," ujarnya.

Setelah mendapat pemeriksaan awal, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Cijeungjing untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Menurut Entin, kondisi bayi saat diperiksa dalam keadaan sehat.

"Alhamdulillah kondisinya sehat. Setelah dari Puskesmas, rencananya dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa bagian dalamnya, takut ada apa-apa," katanya.

Entin memperkirakan berat badan bayi tersebut sekitar 3 kilogram. Kondisi fisiknya pun tampak cukup terawat. Tali pusar bayi sudah dipotong, namun belum terlepas sepenuhnya.

"Sepertinya normal, sekitar tiga kilo. Tali pusarnya juga belum putus, tapi sudah dipotong," ucapnya.

Bayi tersebut juga ditemukan dalam kondisi bersih. Di dalam kardus terdapat sejumlah perlengkapan bayi, di antaranya kain jarik, kain bedong berbahan flanel, dan pakaian ganti.

"Bayinya bersih banget, pakaiannya juga bersih dan bagus. Di dalam kardus ada kain jarik, kain bedong, sama pakaian ganti. Saya kira mungkin ada surat atau apa, tapi ternyata tidak ada," tutur Entin.

Terkait kemungkinan bayi tersebut akan diadopsi, Entin menyebut sudah ada pihak yang berminat. Namun, proses pengasuhan atau adopsi nantinya tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku.

"Tadi malam saya tanya ke Pak Deris, katanya sudah ada yang mau mengadopsi. Ya syukurlah kalau begitu, kasihan bayinya, apalagi kondisinya bersih dan sehat," katanya.

Entin mengatakan penemuan bayi seperti ini merupakan kejadian pertama yang pernah terjadi di wilayahnya selama ia menjabat sebagai kepala dusun.

"Saya baru seumur-umur ini mengalami kejadian seperti ini. Benar-benar baru pertama kali," ujarnya.

Rumah Entin sendiri berada tepat di pinggir Jalan Raya Ciamis-Banjar. Lokasinya berada di kawasan Dusun Karangkamulyan, sebelum kawasan bengkel motor jika datang dari arah Banjar. Karena lokasinya berada di jalur yang cukup ramai, Entin menduga bayi tersebut bisa saja dibawa oleh orang yang melintas. Namun, ia belum mengetahui siapa yang menaruh bayi tersebut di depan rumahnya.

"Entah orang yang lewat, entah orang yang sudah kenal dengan saya, bisa saja. Saya juga tidak tahu," kata Entin.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Rano Karno soal Bayi yang Ditinggal di Gerobak: Makasih Sudah Ekspos Ini"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads