4 Fakta Munculnya Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan

Round Up

4 Fakta Munculnya Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan

Tim detikJabar - detikJabar
Sabtu, 26 Sep 2026 09:30 WIB
Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan
Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan (Foto: istimewa/dok BBKSDA Jabar)
Garut -

Fenomena api biru, atau blue fire saat ini terpantau muncul di sejumlah titik kawah Gunung Papandayan, Garut. Akibatnya, aktivitas wisata maupun pendakian di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan dibatasi mulai hari ini, Jumat (25/9/2026).

Lantas bagaimana informasinya? Berikut rangkuman faktanya:

Pembatasan Pengunjung Hingga Pos 4

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Vitriana Yulalita menuturkan, untuk sementara waktu, dilakukan pembatasan kunjungan di TWA Papandayan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk sementara waktu, dilakukan pembatasan pengunjung hingga ke Pos 4," ungkap Vitriana kepada wartawan, Jumat, (25/9/2026).

ADVERTISEMENT

Sebaran Blue Fire di Papandayan

Berdasarkan pengamatan Badan Geologi pada hari Rabu, (23/9) lalu, didapati adanya nyala biru keunguan, di beberapa titik kawah Gunung Papandayan, dengan sebaran yang cukup luas.

Sehari kemudian, tepatnya pada Kamis, (24/9) kemarin, nyala api terlihat lebih sedikit dan lebih terkonsentrasi, dengan warna biru keputihan. Nyala tersebut diinterpretasikan sebagai fenomena blue fire yang berkaitan dengan pembakaran belerang di area solfatara.

Ada Potensi Bahaya

Menurut Vitriana, saat ini pihaknya dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Pengelola TWA Gunung Papandayan tengah melaksanakan pengecekan untuk memastikan keamanan gunung.

"Menurut PVMBG, terdapat potensi bahaya dengan kemunculan blue fire. Yakni semburan gas dan paparan gas vulkanik beracun di atas ambang batas," ungkap Vitriana.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka aktivitas wisata dan pendakian di TWA Papandayan dibatasi untuk sementara waktu, untuk kepentingan keamanan, kata Vitriana.

Wisata Masih Dibuka

Sementara Aminta Kaban, Pengelola TWA Papandayan menuturkan, meskipun pendakian menuju puncak TWA Papandayan disetop untuk sementara waktu, namun masyarakat masih tetap bisa berwisata di area aman.

"Betul (dilakukan pembatasan). Tapi kalau untuk camping di area landscape, masih dibuka," ucap Amin kepada detikJabar, Jumat.



(ral/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads