Sektor paus berukuran lebih kurang 4 meter mati terdampar di Pantai Salatri, Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. Namun tubuh paus tersebut habis dipotong dan dibawa pulang dagingnya oleh warga sekitar
Kapolsek Agrabinta Iptu Wikatmono mengatakan paus tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang beraktivitas di tepi Pantai Salatri.
Baca juga: 5 Fakta Bentrok Berdarah di Sukabumi |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Informasinya ditemukan pada Selasa (22/9/2026) siang. Kondisinya sudah tewas terdampar di Pantai Salatri," kata dia, Kamis (24/9/2026).
Namun usai ditemukan, warga langsung beramai-ramai memotong bangkai paus tersebut.
Bahkan dalam video yang beredar, warga memotong daging paus tersebut dalam bentuk kotak menggunakan pisau hingga golok dan langsung membawa pulang.
"Begitu petugas mendatangi lokasi, paus tersebut sudah tersisa sebagian dari perut sampai kepala. Dagingnya sudah dipotong-potong dan diambil warga," kata dia.
Menurut dia, sisa paus yang mati terdampar tersebut langsung dikembalikan ke laut. "Oleh warga sebagian lain dibuang ke laut," kata dia.
Dia mengaku belum mengetahui jenis paus dan penyebab paus terdampar. "Belum tahu jenisnya, dan apa penyebabnya. Karena ini yang pertama terjadi di Agrabinta," pungkasnya.
(sud/sud)
