Manifes Kapal Virgo Singkap Nasib Sejoli Asal Sumedang di Laut Jawa

Manifes Kapal Virgo Singkap Nasib Sejoli Asal Sumedang di Laut Jawa

Dwiky Maulana Velayati - detikJabar
Jumat, 18 Sep 2026 19:30 WIB
Reski Fitria (47), ibu kandung Rafiq.
Reski Fitria (47), ibu kandung Rafiq. (Foto: Dwiky Maulana Velayati/detikJabar)
Sumedang -

Suasana haru dan cemas menyelimuti sebuah rumah di Desa Sukajaya, Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Di tengah sepinya hari, sanak keluarga terlihat berkumpul sembari memanjatkan doa. Salah satu anggota keluarga mereka, Rafiq Ilham Bintang Pratama (28), menjadi salah satu penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang hingga saat ini belum diketahui nasibnya.

Keluarga terlihat secara terus-menerus menatap layar ponsel mereka yang menanti kepastian kabar dari Rafiq di perairan Laut Jawa. Secercah harapan begitu nyata terlihat dari raut wajah mereka agar Rafiq dapat ditemukan dan kembali ke bumi Sumedang dengan selamat.

Kesedihan mendalam dirasakan oleh Reski Fitria (48) ibu kandung dari Rafiq. Sebab, ia bercerita pada Kamis (10/9) malam pekan kemarin, ia baru saja bertemu dengan putra satu-satunya itu di kediamannya di Sumedang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu hari Kamis tanggal 10 malam Jumat itu dia (Rafiq) ada nelepon tiba-tiba katanya dia ada di depan rumah. Ternyata benar dia datang sama pacarnya, katanya abis dari Jakarta beli mobil," ujar Reski, Kamis (18/9/2026) malam.

Reski mengatakan, Rafiq dan pacarnya bernama Isna Aulia (28) hanya pulang untuk mampir dan kembali melanjutkan perjalanan darat menuju Banjarmasin.

ADVERTISEMENT

"Enggak lama lah cuman setengah jam abis itu berangkat lagi katanya ngejar naik kapal dari Tanjung Perak Surabaya ke Banjarmasin," katanya.

Tidak ada prasangka buruk dalam pikiran Reski saat itu. Ia kembali mengikhlaskan Rafiq untuk kembali ke Banjarmasin.

"Dia di Kota Banjarmasin itu tinggal sama bapaknya sama kerja juga di sana, kebetulan saya sudah pisah sama bapaknya. Pacarnya juga itu sama orang Banjarmasin," ucap Reski.

Selepas itu, komunikasi antara Reski dan Rafiq masih tetap berjalan seperti biasa hingga Jumat (11/9/2026) malam. Namun keesokan harinya pada Sabtu pagi hari, Reski tidak lagi mendapatkan kabar dari Rafiq.

"Masih kontakan kabar-kabaran sama Rafiq, dia ngomong katanya lagi di Cirebon dulu main. Nah terus hari Sabtu nya nggak ada kabar lagi malahan mah ceklis satu WhatsApp nya," katanya.

Reski di momen itu masih berfikir positif. Ia menyangka saat itu ponsel Rafiq habis daya sehingga tidak bisa mengabarkan. Namun, tak lama kemudian ia diberitahukan oleh keluarga mendapatkan kabar dari media sosial bahwa Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Laut Jawa.

"Awal tahunya dari keponakan, katanya di Tiktok itu ada kabar Kapal tenggelam rute Tanjung Perak menuju Banjarmasin. Kemudian banyak muncul berita kapalnya tenggelam. Saya cek nggak ada nama Rafiq di daftar orang yang ditemuin meninggal. Tapi pikiran saya makin kacau soalnya saya cek lewat internet hari itu rute Tanjung Perak ke Banjarmasin cuman satu ya itu Kapal Virgo," ungkapnya.

Rasa cemas, gemetar, dan panik bercampur di dalam diri Reski. Ia kemudian menemukan nama Rafiq dan pacarnya masuk dalam daftar penumpang resmi dari manifes.

"Saya cek lagi lewat internet, terus ada nama Rafiq sama Isna (pacarnya Rafiq) terdaftar dari daftar penumpang legal di Kapal Virgo. Saya gemetar langsung," kata Reski.

Mengetahui Rafiq yang masuk ke dalam daftar penumpang Kapal Virgo Transport 8, Reski tak kuasa menahan tangis dan langsung memberikan kabar kepada seluruh keluarganya di Sumedang.

"Harapan saya mudah-mudahan Rafiq dan pacarnya bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Berharap ada nelayan atau siapa yang bisa nemuin Rafiq," pungkasnya.

Sekadar diketahui, insiden Kapal Virgo Transport 8 terjadi di Laut Jawa. Mulanya, KM tersebut dinyatakan hilang kontak pada Sabtu, (12/9). Kapal dengan tujuan Surabaya-Banjarmasin itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak sekira pukul 10.33 WIB.

Dari hasil penelusuran, kapal yang mengangkut sebanyak 243 penumpang itu terbalik usai menghadapi cuaca buruk. Saat ini proses pencarian, maupun evakuasi korban yang telah ditemukan tengah dilaksanakan oleh personel SAR gabungan.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads