Anggota DPRD Kota Bogor, H. Karnain Asyhar, menekankan pentingnya kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar untuk tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Ia mendorong agar setiap perhelatan yang melibatkan massa mampu memberikan manfaat konkret, terutama dalam memperkokoh kesehatan mental keluarga.
Pernyataan tersebut disampaikan Karnain saat menghadiri tabligh akbar bertema penguatan kesehatan mental keluarga di Masjid IBN Khaldun UIKA Bogor. Meski mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut, ia menitikberatkan pada aspek keberlanjutan agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
"Kita berharap setiap event yang kita kelola harus ada dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya kaum muslimin," ujar Karnain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Karnain, tabligh akbar dan majelis taklim memiliki peran strategis dalam membangun sekaligus menjaga ketahanan mental keluarga. Oleh karena itu, ia menilai forum serupa perlu dikembangkan lebih luas agar tidak hanya terbatas pada kepentingan lembaga penyelenggara, melainkan menjadi milik publik.
Ia memproyeksikan forum-forum ini bertransformasi menjadi ruang edukasi sekaligus pusat rujukan keagamaan bagi warga Bogor di masa depan.
"Ke depan forum dan majelis ini akan menjadi milik umat Islam Kota Bogor pada umumnya. Sehingga tabligh dan majelis ini akan menjadi majelis rujukan umat, khususnya di Kota Bogor," ungkapnya.
Lebih lanjut, Karnain meyakini penguatan forum keagamaan yang konsisten akan memicu lahirnya tokoh-tokoh baru yang kredibel di tengah masyarakat. Kehadiran Dekan FAI UIKA Bogor, Prof. Dr. Hj. Imas Kania Rahman, M.Pd.I, sebagai narasumber dalam acara tersebut dinilai menjadi kekuatan penting dalam memberikan edukasi kesehatan mental yang berkualitas.
"Dari forum-forum kita ini akan lahir tokoh-tokoh rujukan umat," pungkasnya.
