Suasana tenang di Puskesmas Campaka, Kabupaten Cianjur, mendadak pecah pada Rabu (16/9/2026) pagi. Kepanikan melanda para pengunjung saat seekor babi hutan berukuran besar tiba-tiba menerobos masuk ke area fasilitas kesehatan tersebut. Beruntung, kesigapan warga dan petugas medis berhasil mencegah hewan liar itu masuk lebih jauh ke ruang penanganan pasien.
Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJabar, teror babi hutan ini bermula sekitar pukul 09.30 WIB. Hewan tersebut diduga turun dari kawasan hutan di sekitar Puskesmas Campaka. Awalnya, babi hutan itu sempat berlari ke arah SMP yang berada di dekat lokasi. Namun, keramaian siswa yang sedang beristirahat membuat hewan tersebut berbalik arah menuju Puskesmas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya lari ke arah SMP. Tapi karena banyak siswa yang langsung mengejar begitu lihat babi hutan, hewan tersebut langsung putar arah dan lari ke puskesmas," ujar pegawai Puskesmas Campaka, Edi Arianto, Rabu (16/9/2026).
Edi menuturkan, babi hutan tersebut sempat mencoba merangsek masuk ke ruang rawat jalan. Ketegangan memuncak saat petugas dan warga yang berada di depan pintu harus berjibaku menghalau hewan tersebut agar tidak masuk ke area IGD.
"Babi hutannya cukup besar, jadi sedikit takut dengan babi hutan itu. Tapi warga dan petugas akhirnya memberanikan diri mengusir agar tidak sampai masuk ke ruang rawat jalan dan IGD," jelasnya.
Dalam upaya pengusiran tersebut, warga menggunakan alat seadanya seperti bilah bambu dan kayu. Edi sendiri mengaku turut turun tangan karena khawatir akan keselamatan para pengunjung yang sudah dalam kondisi panik.
"Saya juga ikut keluar untuk mengusir babi hutan. Karena pengunjung puskesmas sudah panik, takut masuk ke dalam bangunan," tuturnya.
Setelah sempat terdesak, babi hutan itu akhirnya keluar dari halaman puskesmas dan melarikan diri ke sebuah gang. Pelariannya terhenti setelah warga mengepung gang tersebut dan melumpuhkan hewan itu.
"Begitu keluar dari halaman puskesmas. Babi hutan tersebut lari ke gang, kemudian dikepung dan akhirnya berhasil ditangkap warga," ungkapnya.
Kepala Puskesmas Campaka, dr. Tito, memastikan insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Situasi di Puskesmas pun kembali kondusif setelah warga berjaga di titik-titik akses masuk.
"Tidak ada korban luka. Warga sudah berjaga di depan pintu puskesmas," kata Tito.
(orb/orb)
