Kang Rey Tekankan Pentingnya Sekolah Aman Usai Kasus di Pamanukan

Kang Rey Tekankan Pentingnya Sekolah Aman Usai Kasus di Pamanukan

Dian Firmansyah - detikJabar
Jumat, 11 Sep 2026 23:30 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, kembali melaksanakan Saba Desa. Kali ini pria yang akrab disapa Kang Rey itu menyambangi Kecamatan Dawuan, Jumat (11/9/2026).
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, kembali melaksanakan Saba Desa. Kali ini pria yang akrab disapa Kang Rey itu menyambangi Kecamatan Dawuan, Jumat (11/9/2026). (Foto: Dok Pemkab Subang)
Subang -

Dalam rangka memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, kembali melaksanakan Saba Desa. Kali ini pria yang akrab disapa Kang Rey itu menyambangi Kecamatan Dawuan, Jumat (11/9/2026).

Pada kesempatan tersebut, Kang Rey, meninjau pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas SDN Buahdua yang terletak di Desa Cisampih. Proyek ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak Rp199.100.000 (termasuk pajak).

Saat ditemui, Kang Rey mengungkapkan bahwa pelaksanaan Rehabilitasi ruang kelas tersebut merupakan upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan guna menciptakan kondisi pembelajar yang efektif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi saya lihat bahkan ada yang ditutup sama baliho, kasihan. Secepat-cepatnya, mungkin sebelum saya selesai nanti dengan Pak Wabup, saya ingin semuanya yang ada di Subang, selesai" ujar Kang Rey, Jumat (11/09/2026).

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, Kang Rey juga menekankan kepada seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi di tengah tantangan dan peluang besar di era disrupsi agar sumber daya manusia di Subang semakin berkualitas.

"Agar sumber daya manusianya bisa berkualitas" katanya.

Terakhir, menanggapi peristiwa yang terjadi baru-baru ini di salah satu SMA Negeri di Pamanukan, Kabupaten Subang, Kang Rey menegaskan agar kejadian tersebut dijadikan pelajaran oleh para pendidik, serta mengimbau agar tidak ada lagi tindakan amoral di lingkungan sekolah.

"Saya tidak ingin ada hal itu terjadi lagi, apalagi di sekolah SD dan SMP Negeri himbauan untuk seluruh pengajar tenaga pendidik yang berada di Kabupaten subang, agar jangan sampai ada teman-teman kita melakukan penyimpangan-penyimpangan, dan bisa memberikan pembelajaran yang efektif, tepat sasaran untuk siswa-siswi SD SMP di Kabupaten Subang." Pungkasnya.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads