Proyek pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya di Jalan Ahmad Yani, kawasan Cicadas, Kota Bandung, menyisakan persoalan. Konstruksi yang dibangun di sana membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan.
Pantauan detikJabar, Kamis (10/9/2026), proyek halte BRT on-corridor sudah dibangun di Cicadas. Masalahnya kemudian, proyek halte itu malah dibangun di tengah jalan.
Panjangnya dengan water barrier atau separator pengaman kurang lebih sekitar 100 meteran. Luas jalan pun menjadi menyempit saat pengendara melintasi proyek pembangunan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heru (52), warga sekitar, mengaku ikut dipusingkan dengan proyek halte BRT on-corridor di Cicadas. Masalahnya kata dia, sebelum ada proyek itu, kawasan Cicadas kerap mengalami kemacetan di jam-jam padat.
"Jalan ini mah, a, tiap hari juga macet. Ditambah sama ini (proyek halte BRT) makin macet aja jadinya," kata dia saat berbincang dengan detikJabar.
Kondisi ini pun sudah banyak dikeluhkan di media sosial. Menurut Heru, proyek tersebut seharusnya disesuaikan jam kerjanya agar tidak mengganggu lalu lintas kendaraan.
"Rudet weh, a. Enggak tahu ini siapa yang ngonsepnya, maksudnya mau dibikin apa," tuturnya.
Keluhan serupa disampaikan Kamal (35), salah seorang pengendara. Saat ditemui, ia hanya bisa menggerutu karena perjalanannya dari rumah ke tempat kerja jadi terganggu akibat proyek tersebut.
"Ganggu pisan, kang, macetnya jadi lebih parah. Kalau emang ini proyeknya buat kita semua, diatur lagi atuh jam kerjanya. Jangan sampe di jam-jam sibuk terus, kasihan sama yang lewat," pungkasnya.
(ral/yum)
