Ular Penyandang Status Paling Pintar

Ular Penyandang Status Paling Pintar

Tim detikInet - detikJabar
Sabtu, 22 Agu 2026 16:00 WIB
Ilustrasi ular.
Ilustrasi ular. (Foto: David Clode/Unsplash)
Jakarta -

Ada banyak jenis ular di dunia ini. Namun, tahukah detikers jika ada satu jenis ular yang menyandang predikat ular paling pintar?

Kecerdasan hewan selalu menarik untuk dipelajari, termasuk bagaimana ular mampu bertahan dan beradaptasi dengan lingkungannya. Di antara berbagai spesies ular, king cobra dikenal sebagai salah satu yang memiliki kemampuan berpikir paling menonjol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut IFLScience, ular merupakan kelompok reptil purba yang telah bertahan selama jutaan tahun. Fosil ular tertua diperkirakan berusia sekitar 143 hingga 167 juta tahun, jauh sebelum nenek moyang manusia berkembang, dan kini ular dapat ditemukan hampir di seluruh dunia kecuali Antartika.

Lantas, ular mana yang dianggap paling cerdas? Jawabannya adalah king cobra, yang kerap disebut sebagai ular pemikir karena memiliki kemampuan berburu dan beradaptasi yang menarik.

ADVERTISEMENT

King cobra berasal dari genus Ophiophagus, istilah Yunani yang berarti pemakan ular. Dahulu hanya dikenal satu spesies, Ophiophagus hannah, tetapi penelitian terbaru menunjukkan terdapat empat spesies king cobra yang berbeda.

Ular ini dapat tumbuh hingga 5,6 meter, menjadikannya ular berbisa terpanjang di dunia. Persebarannya terutama berada di Asia, mulai dari India, China, Filipina, hingga Kepulauan Sunda di Indonesia.

King cobra juga memiliki racun neurotoksik yang menyerang sistem saraf. Satu gigitan disebut cukup untuk membunuh seekor gajah dewasa atau sekitar 20 manusia.

Meski mampu mengangkat sepertiga tubuhnya dari permukaan tanah dan tampak mengintimidasi, king cobra justru dikenal sebagai ular yang pemalu dan berhati-hati. Di sisi lain, kemampuan berburu dan beradaptasinya menunjukkan kecerdasan yang cukup menonjol.

Sebagai predator aktif, king cobra menggunakan kemampuan tersebut untuk mengintai mangsa secara strategis, termasuk ular berbisa lainnya. Bukti anekdot juga menunjukkan ular ini mampu mengingat lingkungan, mengenali penjaganya di penangkaran, hingga mengikuti tugas sederhana dalam pemeriksaan medis.

Keunikan lainnya adalah perilaku membangun sarang untuk anak-anaknya. King cobra mengumpulkan dedaunan dan tumbuhan di sekitarnya untuk membuat gundukan yang menjadi tempat perlindungan bagi anak-anaknya.

Meski strategi berburu dan perilaku membangun sarang tergolong istimewa, kemampuan mengingat orang, tempat, serta rutinitas ternyata bukan hanya milik king cobra. Sejumlah ular lain juga memiliki kemampuan serupa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Ular pemburu aktif, termasuk banyak spesies dalam famili Elapidae seperti king cobra, umumnya memiliki kemampuan belajar yang baik ketika mengejar mangsa. Sementara ular yang lebih jinak dan tidak aktif berburu cenderung mengandalkan kepekaan terhadap perubahan lingkungan serta rutinitas di sekitarnya.

Artikel ini telah tayang di detikInet

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads