Seorang siswi di Garut diduga menjadi korban pengeroyokan. Pelakunya diketahui merupakan sesama pelajar yang berjumlah lebih dari dua orang. Pengeroyokan yang menimpa seorang siswi ini diketahui publik setelah videonya beredar di media sosial.
Dilihat detikJabar, Selasa (8/9/2026) malam, video itu merekam aksi dugaan pengeroyokan tersebut. Dalam video berdurasi 53 detik itu, terlihat seorang siswi berjilbab yang menjadi korbannya. Dia terlihat beberapa kali ditampar hingga dipukul oleh para pelaku yang berbeda.
Siswi yang terlihat menggunakan seragam putih-biru itu kemudian tampak menangis. Selain mengalami kekerasan fisik, pelajar itu juga dicaci maki. Belakangan diketahui bahwa kejadian tersebut berlangsung di Kecamatan Sukawening, Garut. Pelajar yang menjadi korban diketahui berinisial N, berasal dari salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adi membenarkan hal tersebut. Menurut Adi, saat ini kejadiannya sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Garut.
"Korban sudah membuat laporan di Polres Garut. Masih dalam penyelidikan," ucap Adi kepada detikJabar, Selasa malam.
Adi menuturkan, identitas para terduga pelaku sudah diketahui dan saat ini hendak diamankan oleh petugas. Sementara korban saat ini didampingi petugas khusus.
Adi menambahkan, polisi masih menyelidiki kasusnya untuk mengetahui kejelasan dari kejadian tersebut, termasuk mengenai motif dan kronologi kejadian. "(Terduga pelaku) Sekolahnya beda. Untuk lain-lainnya, belum bisa diketahui. Masih didalami," pungkas Adi.
(iqk/iqk)
