2 Hari Jenazah Tertahan di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

2 Hari Jenazah Tertahan di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Selasa, 08 Sep 2026 10:47 WIB
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang sudah kembali beroperasi mulai hari ini.
Foto: Taufiq Syarifudin/detikcom
Bandung -

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah penumpang. Salah satunya keluarga yang hendak membawa jenazah ke Nias.

Jenazah Iwan Zebua telah tertahan di Bandara Soetta selama dua hari. Keluarga rencananya membawa jenazah tersebut ke Desa Loloanaa, Kecamatan Botomuzoi, Nias, untuk dimakamkan secara adat.

Keponakan almarhum, Frengki Lase, mengatakan dirinya bersama dua anggota keluarga lainnya masih menunggu kepastian penerbangan di Bandara Soetta pada Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sebenarnya sedang mengawal almarhum Om, Paman Iwan Zebua, yang mana kita mau kirim ke Nias, mau kita kebumikan ke Nias secara adat, kurang lebih begitu. Nah, memang sebenarnya cukup sedih, karena memang sudah dua hari beliau masih jenazahnya di bandara," kata Frengki seperti dikutip dari CNNIndonesia.com

Sempat Cari Alternatif Jalur Laut

Frengki mengatakan keluarga sempat mencari alternatif agar jenazah bisa segera dibawa ke Nias. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menggunakan jalur laut.

ADVERTISEMENT

Namun, berdasarkan informasi yang diterima keluarga, perjalanan melalui jalur laut juga berpotensi mengalami keterlambatan.

"Sebenarnya kita sudah cari tahu dan tanya-tanya apakah ada opsi lain, namun dari info yang kami dapat, kalau memang jalur laut pun kemungkinan ada keterlambatan maupun keterhambatan juga dalam perjalanan menuju Pulau Nias," ujarnya.

Karena itu, keluarga memilih tetap menunggu kepastian penerbangan dari Bandara Soetta.

"Makanya kita mau tidak mau harus menunggu informasi dari bandara melalui pesawat saja, kurang lebih begitu," sambung Frengki.

Keluarga Keluar Biaya Tambahan Rp1,5 Juta

Lamanya waktu menunggu keberangkatan juga membuat keluarga harus mengeluarkan biaya tambahan. Frengki menyebut pengeluaran tersebut mencapai sekitar Rp1,5 juta.

Menurutnya, biaya itu muncul karena kondisi di luar rencana awal keluarga.

"Dari pihak penerbangan belum ada, tetapi dari kita pribadi memang ada pengeluaran tambahan yang sebenarnya tidak sesuai dengan rencana kita, yang mana ada kurang lebih satu setengah [juta] pengeluaran tambahan yang tidak sesuai dengan rencana yang sudah kita rencanakan sebelumnya," katanya.

Jadwal Penerbangan Kembali Delay

Meski Bandara Soetta telah kembali dibuka, keluarga Frengki masih belum mendapatkan kepastian waktu keberangkatan ke Nias.

Sebelumnya, mereka dijadwalkan terbang pada pukul 06.55 WIB. Namun, jadwal tersebut kembali mengalami penundaan.

"Belum ada kepastian, karena kita juga cukup masih ragu. Dari awal kemarin kita diinformasikan bahwa kita akan terbang sekitar pukul 06.55, namun berdasarkan papan informasi terbaru bahwa kami akan delay lagi sekitar kurang lebih dua sampai tiga jam," ujarnya.

Frengki berharap penerbangan dapat segera dilakukan setelah operasional Bandara Soetta kembali normal.

"Kami berharap semoga nanti kami dapat berangkat dan terbang sekitar pukul 09.00 sesuai dengan jadwal yang ditata kembali," tutur Frengki.

Bandara Soetta sebelumnya menghentikan sementara operasional penerbangan akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara tersebut kemudian kembali dibuka pada Selasa (8/9) pukul 00.01 WIB.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Bandara Soetta, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali aktif mulai pukul 00.01 WIB.

Sementara itu, Bandara Budiarto Curug dan Bandara Pondok Cabe kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB.

"Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan aktif kembali. Menyusul Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB," kata Dudy dalam pernyataan resmi.



(tya/tey)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads