Panik Diteriaki Tabrak Lari, Blind Van Hantam 5 Kendaraan

Panik Diteriaki Tabrak Lari, Blind Van Hantam 5 Kendaraan

Wisma Putra - detikJabar
Senin, 07 Sep 2026 09:18 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Ilustrasi Kecelakaan (Foto: detikcom/Thinkstock/assistantua)
Bandung -

Aksi kejar-kejaran yang melibatkan satu unit mobil blind van memicu kecelakaan beruntun di tiga titik berbeda di Kota Bandung pada Minggu (6/9/2026) malam. Insiden yang terekam kamera warga ini bermula dari perselisihan di jalan raya hingga berakhir di depan markas kepolisian.

Rangkaian kecelakaan tersebut menyapu sejumlah kendaraan di Jalan Burangrang, Jalan Banda, dan Jalan Jawa. Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fikrie Adi Pradana, mengungkapkan peristiwa ini dipicu cekcok antara pengemudi blind van berinisial MFH (18) dengan pengendara motor Honda Beat, DN (31), saat berhenti di lampu merah Jalan Soekarno-Hatta.

"Pengemudi mobil sempat menegur pengendara motor yang memotong jalur dari sebelah kiri. Namun, saat kendaraan memasuki Jalan Burangrang, pengendara motor tersebut kembali memotong jalan sambil meneriaki pengemudi mobil dengan sebutan 'tabrak lari'," kata Fikrie dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teriakan tersebut memancing massa untuk mengejar MFH. Karena merasa terancam dan panik, pemuda berusia 18 tahun itu memacu kendaraannya secara tidak terkendali. Dalam pelariannya di Jalan Burangrang, mobil tersebut menghantam motor milik DN dan Honda Jazz.

ADVERTISEMENT

Bukannya berhenti, MFH yang semakin kalut justru tancap gas menuju Jalan Banda dan kembali menabrak bagian depan Honda Brio dari arah berlawanan. Laju kendaraan baru terhenti di Jalan Jawa, tepat di depan Mako Polrestabes Bandung, setelah menyeruduk dua sepeda motor lainnya.

"Pengemudi blind van ini sebenarnya berusaha mencari kantor kepolisian terdekat karena merasa terancam dan panik. Ia mengarah ke Polrestabes Bandung di Jalan Jawa," ungkap Fikrie.

Dua orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat rentetan tabrakan tersebut. Petugas segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan medis.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Korban luka-luka atas nama Riza Mahesa Kusuma dan Wanda Ameliya sudah dievakuasi ke RS Bungsu untuk mendapatkan perawatan medis," jelas Fikrie.

Selain korban luka, enam kendaraan yang terlibat dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian bodi, bemper, hingga kaca. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

"Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung masih melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami penyebab pasti dan memproses hukum rangkaian kecelakaan tersebut," pungkasnya.



(wip/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads