ABG Pangandaran yang Hilang Ditemukan Bareng 2 Pria di Penginapan

ABG Pangandaran yang Hilang Ditemukan Bareng 2 Pria di Penginapan

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Rabu, 02 Sep 2026 14:22 WIB
Ilustrasi Orang Hilang
Ilustrasi Orang Hilang (Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo)
Pangandaran -

Pencarian remaja perempuan berinisial SR (15) berakhir setelah aparat kepolisian menemukannya di sebuah penginapan di kawasan wisata Pangandaran, Senin (31/8) sekitar pukul 03.00 WIB. Remaja asal Kabupaten Pangandaran tersebut ditemukan dalam kondisi selamat.

Saat melakukan evakuasi, polisi juga mengamankan dua orang pria yang berada di lokasi yang sama dengan korban. Keduanya langsung digelandang ke markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini bermula ketika SR dilaporkan hilang sejak Sabtu (29/8/2026) siang. Sekitar pukul 14.00 WIB, ia berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi bermain. Pihak keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada pukul 17.30 WIB untuk memintanya pulang, namun SR tak kunjung kembali.

Kekhawatiran keluarga memuncak saat telepon seluler SR tidak dapat dihubungi hingga pukul 23.00 WIB. Setelah upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

ADVERTISEMENT

Titik terang muncul dua hari kemudian setelah keluarga menerima informasi keberadaan SR di salah satu penginapan. Informasi tersebut segera diteruskan ke Polres Pangandaran yang langsung bergerak cepat melakukan penjemputan.

Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, membenarkan keberhasilan operasi tersebut. Saat ini, penyidik fokus mendalami motif serta kronologi keberadaan remaja di bawah umur tersebut di penginapan bersama dua pria dewasa.

"Korban sudah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami juga telah mengamankan dua orang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Aiptu Yusdiana, Selasa (2/9/2026).

Yusdiana menambahkan bahwa identitas dan keterlibatan kedua pria tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi bersikap hati-hati dalam menentukan status hukum mereka sembari menelusuri hubungan keduanya dengan korban.

"Penyidik kini tengah mendalami benang merah dari keterangan para saksi dan korban," ucapnya.

Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih berlangsung di Polres Pangandaran. Petugas terus menghimpun alat bukti guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

"Kami masih melakukan pendalaman terhadap keterangan korban dan pihak-pihak yang diamankan. Kami tidak ingin menyimpulkan terlebih dahulu sebelum seluruh fakta dan keterangan diperoleh," katanya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional dengan memprioritaskan hak-hak anak.

"Di sisi lain, kami memastikan bahwa penanganan kasus ini akan berjalan dengan pengawasan ketat dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak serta menjamin pemulihan psikologis bagi korban," ucapnya.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads