Penumpang Bandara Husein Capai 1.000 Orang Per Hari

Penumpang Bandara Husein Capai 1.000 Orang Per Hari

Rifat Alhamidi - detikJabar
Kamis, 27 Agu 2026 16:30 WIB
Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang yang dioperasikan Garuda Indonesia dan Citilink di Bandara Husein Sastranegara dengan berbagai rute, seperti Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, dan Denpasar, sementara penerbangan internasional ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/kye
Bandara Husein Sastranegara kembali layani penerbangan jet komersil (Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Bandung -

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membeberkan data kunjungan penumpang setelah Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi. Dalam sehari, kata Farhan, jumlah penumpang bisa mencapai seribu orang.

"Sejauh ini karena memang jumlah penerbangan masih belum banyak, semuanya baik-baik saja, everybody happy. Kurang lebih ini sehari paling baru 1.000 penumpang dari target awal kita 3.000 penumpang," kata Farhan di Bandara Husein, Kamis (27/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemkot Bandung menargetkan total kunjungan 24 juta wisatawan hingga akhir tahun 2026. Pada tahun pertama operasional penerbangan jet, Bandara Husein diharapkan mampu melayani sedikitnya 1 juta penumpang, atau setara dengan rata-rata sekitar 3.000 penumpang per hari.

"Kalau 3.000 penumpang, nah itu kita mulai merasakan tuh bebannya bertambah. Sedangkan target besarnya nanti kan kita pengin mendapatkan (penerbangan penumpang di Bandara Husein) kembali 2,7 juta setahun," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Selain di sektor wisata, Pemkot Bandung juga menargetkan kunjungan dari kalangan mahasiswa luar daerah. Meski harga tiket masih tergolong mahal, Farhan menyatakan bahwa jumlah penumpang di Bandara Husein tercatat tetap tinggi sejak dibuka kembali.

"Sampai sejauh ini berdasarkan data yang kami terima dari Garuda Group, penerbangan masih sangat tinggi. Load factor-nya masih di atas 90 persen karena jumlah penerbangannya masih sedikit. Kita akan mencoba nanti, tentu saja di pihak dari maskapai penerbangan akan mencoba untuk menambah jumlah penerbangan," ucapnya.

"Nah, strategi utamanya adalah kami justru akan mengedepankan di bulan-bulan depan itu di semester pertama tahun 2027, kami akan mendorong promosi perguruan tinggi di Bandung. Nah, destinasi penerbangan ini dari kota-kota tersebut itu akan mendorong agar para calon mahasiswa, putra-putri terbaik dari seluruh Indonesia, lebih mudah aksesnya untuk bisa berkuliah di Kota Bandung yang mana terdapat perguruan tinggi-perguruan tinggi terbaik di Kota Bandung," pungkasnya.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads