Bupati Jeje Semprot Kepsek SMPN 2 Ngamprah gegara Sekolah Kumuh

Bupati Jeje Semprot Kepsek SMPN 2 Ngamprah gegara Sekolah Kumuh

Whisnu Pradana - detikJabar
Senin, 24 Agu 2026 16:30 WIB
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail saat semprot Kepala SMPN 2 Ngamprah gegara kerusakan diabaikan
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail saat semprot Kepala SMPN 2 Ngamprah gegara kerusakan diabaikan (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung Barat -

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail murka terhadap Kepala SMP Negeri 2 Ngamprah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, yang mengabaikan kerusakan bangunan dan fasilitas sekolah hingga jadi sorotan masyarakat.

Kemarahan Jeje terjadi saat orang nomor satu di Bandung Barat itu mengecek kondisi sekolah. Beberapa hari belakangan, SMPN 2 Ngamprah jadi sorotan publik karena fasilitas yang tak layak hingga lingkungan sekolah yang kumuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jeje mengawali kedatangannya dengan menanyakan kondisi dan kerusakan fasilitas di sekolah tersebut terhadap Kepala SMPN 2 Ngamprah, Agus Samsu Sampurna. Kemudian kepala sekolah melaporkan beberapa poin yang jadi sorotan publik.

"Ya harusnya enggak seperti ini. Ada dana bos untuk pemeliharaan ringan, kalau sudah seperti ini siapa yang salah? Kan saya lagi, bupati yang kena," kata Jeje menyentil Kepala SMPN 2 Ngamprah yang dinilai abai, Senin (24/8/2026).

ADVERTISEMENT

Ia lalu berkeliling sekolah dan mengecek beberapa ruang kelas yang dilaporkan mengalami kerusakan sedang. Kemudian mengecek pula kondisi kamar mandi yang.turut dikeluhkan siswa.

"Jadi hari anak-anak, saya ngecek kerusakan di sekolah biar lebih baik dan nyaman untuk belajarnya ya. Mohon doanya, saya ingatkan juga harus dijaga ya fasilitasnya kalau sudah diperbaiki," kata Jeje.

Jeje juga menyentil Kepala SMPN 2 Ngamprah atas ucapan dan cara bicaranya saat didatangi sejumlah jurnalis beberapa hari lalu. Kepala SMPN 2 Ngamprah dinilai menantang jurnalis dengan ucapannya lantaran sesumbar bisa memperbaiki kerusakan dalam beberapa hari.

"Ya saya juga ingatkan kepala sekolah tidak boleh seperti itu saat diwawancara, jangan menggunakan bahasa yang tidak enak dan tidak baik. Harusnya bisa menjelaskan dengan lebih baik dan tepat," kata Jeje.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads