Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyiapkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk bantuan korban gempa magnitudo (M) 7.7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan itu rencananya akan disalurkan melalui Badam Amil Zakat Nasional (Basznas).
"Selain tadi pelantikan jabatan fungsional, kenaikan pangkat dan purna bhakti, kami juga menyerahkan bantuan untuk korban gempa NTT senilai Rp 1 miliar," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (24/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uang Rp 1 miliar yang disalurkan berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) BJB. Sementara itu, Rp 500 juta sisanya merupakan sumbangan ASN Pemkot Bandung.
"Kami mengeluarkan surat edaran, ajakan kepada seluruh ASN untuk menyedekahkan sedikit rezekinya. Sehingga nanti mudah-mudahan terkumpul tambahan Rp500 juta. Semuanya disalurkan lewat Baznas total Rp1,5 miliar," ungkap Farhan.
Farhan menyatakan, bantuan itu bakal disalurkan langsung melalui Baznas. Sebab, Baznas sudah memiliki posko langsung di NTT untuk membantu korban gempa.
"Nanti dikirim berupa melalui Baznas. Baznas pusat sudah memiliki Posko di sana, jadi kami akan salurkan melalui ke sana," tuturnya.
Sementara itu, untuk sumbangan ASN, Farhan menyatakan dana tersebut bersifat sukarela. Meski ditarget bisa mencapai Rp 500 juta, namun pegawai tidak dibebankan kewajiban untuk nominal bantuannya.
"Mulai hari ini surat edarannya dan itu bukan kewajiban. Mangga aja ini mah, sok, enggak ditarget. Tapi diharapkan nanti kan Baznas tidak hanya dari ASN, dari berbagai macam sumber. Itu diharapkan bisa dapat tambahan Rp 500 juta," pungkasnya.
