Saat Bagian Sensitif Dede Inoen 'Diamuk' Piton

Throwback

Saat Bagian Sensitif Dede Inoen 'Diamuk' Piton

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 19 Agu 2026 20:00 WIB
Mukbang Dede Inoen
Dede Inoen. (Foto: YouTube Ade Inoen)
Bandung -

Dede Inoen selama ini dikenal sebagai YouTuber yang kerap melakukan hal ekstrem, terutama yang terkait dengan hewan di alam liar. Meski belakangan kontennya lebih variatif, namun imej sebagai 'penakluk' atau sahabat hewan liar masih melekat padanya.

Dalam kontennya, Dede Inoen banyak mengunggah berbagai aktivitasnya dengan berbagai hewan. Salah satunya, ia kerap mencari reptil, mulai dari ular berbisa, biawak, hingga hewan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbagai pengalaman menarik pun dialami Dede Inoen sepanjang pergulatannya dengan dunia hewan. Bahkan, hal yang menyenangkan berkali-kali terjadi.

Salah satu yang sempat menyita perhatian adalah saat bagian sensitif Dede Inoen digigit ular. Tak tanggung-tanggung, yang digigit adalah alat kelaminnya.

ADVERTISEMENT

Bahkan, ularnya pun bukan ular berukuran mini. Ular 'jahil' itu adalah sejenis piton atau sanca. Itu terjadi beberapa tahun lalu.

Video insiden itu pun diunggah di akun YouTube pria asal Cianjur tersebut. Tak lama berselang, hal itu viral dan menyita perhatian banyak orang.

Singkatnya, peristiwa itu terjadi saat Dede sedang mencari ular di alam liar. Ia kemudian menemukan seekor sanca bersembunyi di sela pohon yang telah tumbang.

Dede berhasil mengeluarkan ular tersebut dari persembunyiannya. Sambil memegang ular dengan panjang sekitar tiga meter itu, ia sempat memberikan penjelasan mengenai karakteristik reptil tersebut kepada penonton.

Akan tetapi, situasi berubah dalam hitungan detik ketika ular sanca itu tiba-tiba menyerang. Ular liar tersebut menggigit bagian kemaluan Dede hingga ia terlihat meneteskan air mata karena menderita menahan rasa sakit.

Setelah berjuang beberapa saat, gigitan itu berhasil dilepaskan dan ular sanca tersebut dikembalikan ke alam. Sementara Dede harus mendapatkan penanganan medis akibat luka yang ditimbulkan.

"Itu memang di luar prediksi, saya sedang edukasi menangkap ular. Tapi karena memang sifat alami ular liar yang agresif, Tiba-tiba mematok dan mengigit bagian kelamin saya," ungkap Dede dalam sebuah perbincangan dengan detikJabar.

Hal itu jelas menyakitkan. Bahkan, luka akibat giitan itu harus mendapatkan perawatan khusus. Butuh sekitar satu pekan hanya agar lukanya mengering, sementara proses hingga benar-benar pulih memerlukan waktu lebih lama.

"Memang cukup lama, penyembuhannya sampai seminggu. Itupun baru sebatas kering lukanya. Kalau sampai sembuh total lebih dari seminggu," tuturnya.

Bukan Pengalaman Pertama

Pengalaman digigit ular tersebut rupanya bukan pertama kalinya. Kejadiannya hampir serupa dialami beberapa tahun sebelumnya, bagian yang digigit pun nyaris di tempat yang sama.

Bedanya, gigitan pada kejadian tersebut hanya mengenai bagian paha. Luka yang dialami pun tidak separah insiden berikutnya yang membuat Dede harus mendapat perawatan medis.

Pengalaman itu sekaligus menjadi pengingat bahwa berada di alam liar selalu memiliki risiko, bahkan bagi orang yang sudah terbiasa menghadapi reptil. Gerakan ular yang sulit diprediksi dapat membuat situasi berubah dalam sekejap.

Oleh karena itu, Dede meminta penontonnya tidak sembarangan meniru adegan berbahaya yang ditampilkan dalam kontennya. Menurut dia, aktivitas menangkap reptil membutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang cukup.

"Saya yang sudah terbiasa pun terkadang bisa mengalami insiden tergigit. Semua konten saya hanya edukasi tentang reptil dan cara menangkapnya secara aman. saya harap yang berbahayanya tidak ditiru, apalagi kalau bukan ahlinya," pungkasnya.

Artikel ini pernah tayang di detikJabar. Simak selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2
(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads