Geger Sarung Tangan hingga Tisu Tertinggal di Perut Pasien Caesar

Kabar Kesehatan

Geger Sarung Tangan hingga Tisu Tertinggal di Perut Pasien Caesar

Nafilah Sri Sagita K - detikJabar
Sabtu, 22 Agu 2026 07:00 WIB
Ilustrasi Operasi Bedah
Ilustrasi operasi (Foto: Shutterstock)
India -

Kejadian di India menggegerkan dunia kedokteran, pasalnya ditemukan sarung tangan bedah dan tisu di dalam perut pasien yang selesai menjalani operasi caesar.

Peristiwa ini menimpa seorang wanita berusia 19 tahun, Sandhya Suraj Gaikwad. Ia menjalani operasi caesar di rumah sakit distrik Beed, Maharashtra, India, pada 1 Agustus 2026.

Dikutip dari media lokal India, Sandhya kemudian diperbolehkan pulang empat hari setelah operasi. Namun, beberapa hari setelah berada di rumah, ia mengalami sakit perut hebat yang tak tertahankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisinya terus memburuk hingga keluarga membawanya ke sebuah rumah sakit swasta. Dokter di sana disebut menemukan benda asing di dalam perut Sandhya.

Karena kondisinya kritis, Sandhya kemudian dibawa ke Pune untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Keluarga menyebut Sandhya kemudian menjalani operasi di Sassoon Hospital, Pune. Dalam operasi tersebut, dokter disebut menemukan dan mengeluarkan sarung tangan bedah serta tisu dari dalam perutnya.

Saat ini, Sandhya masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Suami Sandhya, Suraj Gaikwad, menduga kondisi istrinya terjadi akibat kelalaian saat menjalani operasi caesar pertama.

Ia meminta pihak yang bertanggung jawab mendapat tindakan tegas.

"Kondisi istri saya yang menyakitkan ini terjadi hanya karena kelalaian dokter. Tindakan paling tegas harus diberikan kepada dokter yang bertanggung jawab," kata Suraj.

Ibu Sandhya juga menceritakan kondisi putrinya setelah menjalani operasi. Menurutnya, Sandhya mengalami muntah-muntah setelah operasi dan kondisi tersebut telah disampaikan kepada perawat di rumah sakit distrik Beed.

Namun, menurut sang ibu, pihak rumah sakit menyatakan Sandhya sudah diperbolehkan pulang. Ia sempat menolak membawa putrinya pulang karena khawatir dengan kondisinya.

Sandhya akhirnya dibawa pulang. Namun, kondisi wanita tersebut justru semakin memburuk.

Keluarga kemudian membawanya ke rumah sakit swasta. Mereka disebut mendapat informasi bahwa biaya pengobatan yang dibutuhkan cukup besar.

Keluarga kemudian memutuskan membawa Sandhya ke Pune untuk mendapatkan perawatan. Salah satu rumah sakit disebut tidak dapat menerima Sandhya karena kondisinya yang sudah sangat serius.

Sandhya akhirnya dibawa ke Sassoon Hospital. Dokter di rumah sakit tersebut kemudian melakukan operasi dan disebut menemukan sarung tangan serta kertas di dalam perut Sandhya.

Ibunya mengatakan putrinya hingga kini masih dalam kondisi serius dan terus menjalani perawatan.

Artikel ini telah tayang di detikHealth. Baca selengkapnya di sini.

(naf/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads