Raih Koperasi Awards 2026, Bupati Bandung Ingin Terus Bermanfaat

Raih Koperasi Awards 2026, Bupati Bandung Ingin Terus Bermanfaat

Yuga Hassani - detikJabar
Jumat, 21 Agu 2026 07:48 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna (tengah) meraih penghargaan di Koperasi Awards 2026.
Bupati Bandung Dadang Supriatna (tengah) meraih penghargaan di Koperasi Awards 2026. (Foto: Istimewa)
Bandung -

Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali meraih prestasi dan penghargaan membanggakan. Penghargaan kali ini diberikan secara langsung Kementerian Koperasi RI atas jasa dan darma baktinya dalam memajukan perkoperasian Indonesia.

Pria yang kerap disapa Kang DS itu menerima Tanda Penghargaan/Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Awards 2026, di Hotel St. Regis, Jakarta, Kamis (20/8/2026) malam. Penghargaan itu diberikan kepada Dadang yang menjadi salah satu figur yang diapresiasi dalam kategori Pejabat Negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghargaan itu tertuang dalam Piagam Tanda Penghargaan Menteri Koperasi RI berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi RI Nomor 20 Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Juli 2026. Adanya penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen dan peran Kang DS dalam mendorong koperasi sebagai salah satu kekuatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bandung.

"Saya merasa terharu bahwa mendapatkan koperasi award dan mendapatkan piagam penghargaan dari Mentri Koperasi RI. Penganugerahan tanda penghargaan atau tanda jasa bhakti Koperasi nayaka mahambara," ujar Dadang, melalui pesan singkatnya kepada detikJabar.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, adanya penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat koperasi agar semakin berdaya guna.

"Sehingga ini bukan bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan dorongan untuk terus memperkuat koperasi agar semakin mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Dadang menilai koperasi harus berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota. Kemudian, bisa sekaligus membuka akses masyarakat terhadap permodalan, usaha, dan pasar.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat koperasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Menurutnya, Pemkab Bandung akan terus mendorong pengembangan koperasi melalui penguatan kelembagaan. Kemudian, adanya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses pembiayaan, serta perluasan pasar bagi produk masyarakat.

"Penguatan koperasi juga dinilai semakin penting di tengah upaya pemerintah mendorong ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa," ucapnya.

Dadang menegaskan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Pengembangan koperasi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pengurus, dan anggota koperasi, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.

"Yang paling penting bukan penghargaan, tetapi bagaimana koperasi benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat," bebernya.

Ajang Koperasi Awards 2026 sendiri merupakan perhelatan nasional yang diselenggarakan oleh detikcom dan Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop). Acara puncak penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026. Untuk memperluas jangkauan dan gaung apresiasi ini, penyelenggaraan Koperasi Awards 2026 didukung oleh platform detikcom, yang turut menyiarkan rangkaian acara secara langsung.

Pemberian penghargaan diharapkan tidak sekadar menjadi selebrasi atas pencapaian para penggerak koperasi, melainkan juga berfungsi sebagai katalis. Apresiasi yang diberikan kepada tokoh-tokoh seperti Dadang Supriatna diharapkan mampu menginspirasi pejabat daerah lainnya untuk terus melahirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menjadikan koperasi sebagai fondasi utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat di berbagai penjuru Nusantara.

Koperasi Awards 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia bersama detikcom yang didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, LPDB Koperasi, PT Pertamina Pata Niaga, ID FOOD, PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads