Angkot listrik dengan rute Bandara Husein Sastranegara-Terminal Ledeng segera mengaspal di Kota Bandung. Armada tersebut bisa membawa 12 penumpang dengan manuver kendaraan yang terasa begitu nyaman.
Karena berbasis kendaraan listrik, angkot buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Mulai dari AC di kabin penumpang, layar tapping card untuk transaksi digital, hingga transmisi otomatis atau matik dengan torsi yang begitu besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angkot listrik berdimensi dengan panjang 4,5 meter, lebar 1,6 meter dan tinggi 2 meter. Armada ini dilengkapi baterai 12 volt berkapasitas 50 kWh.
Secara tampilan, angkot listrik lintas Bandara Husein berbasis warna putih ini ini tidak jauh berbeda dengan angkot konvensional. Namun karena berbasis listrik, pengisian daya dari 20-100 persen hanya membutuhkan waktu 1 jam saja.
"Angkot ini sudah menggunakan sistem rem ABS. Kemudian kita sudah mempersiapkan AC biar penumpang semua jadi nyaman," kata perwakilan PT MAB, Abi Mantrono, Rabu (19/8/2026).
Rute angkot listrik ini dimulai dari Bandara Husein, lalu ke Jalan Abdul Rahman Saleh, dan ke Jalan Pajajaran. Selanjutnya, angkot tersebut melaju ke Jalan Kapt. Tatanatanegara, dan masuk ke Jalan Dr Djunjunan melalui Jalan LMU Suparmin ke Jalan Sukawana.
Setelah dari Jl Dr Djunjunan atau Jalan Pasteur, angkot listrik ini masuk ke Jl Sukamulya, Jl Sukagalih dan Jl Cipedes Tengah. Kemudian rute angkot masuk ke Jl Ir Sutami, Jl Sukahaji, Jl Gegerkalong Hilir dan masuk ke komplek perumahan Pondok Hijau lalu ke Jl Sersan Bajuri dan ke Terminal Ledeng.
Menurutnya, angkot listrik tersebut bisa menempuh jarak hingga 300 kilometer setiap daya baterai terisi penuh. Artinya, sopir angkot hanya perlu mengisi baterai secara penuh dengan kisaran dua hari sekali.
"Dan karena ini fast charging, dia ngecharge-nya hanya butuh waktu 1 jam dari 20-100 persen," pungkasnya.
Simak Video "Menemukan Uniknya Spot Gembok Cinta, Bandung"
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)
