Kekeringan Landa Warga di Punclut Bandung

Kekeringan Landa Warga di Punclut Bandung

Rifat Alhamidi - detikJabar
Rabu, 19 Agu 2026 10:47 WIB
Kekeringan di permukiman warga di Punclut Bandung
Kekeringan di permukiman warga Punclut Bandung (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar).
Bandung -

Masalah kekeringan mulai menghantui warga yang bermukim di kawasan Puncak Ciumbuleuit (Punclut), tepatnya di Kampung Hanja, Kelurahan/Kecamatan Ciumbuleuit, Kota Bandung. Sejak beberapa waktu lalu, mereka kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Padahal berdasarkan pantauan detikJabar, permukiman warga di sana berada cukup dekat dengan mata air Cihanja. Namun karena persoalan kontur tanah, mata air tersebut justru tidak membawa berkah bagi kehidupan warga sekitar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini pun disadari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia mengakui bahwa sumber air untuk warga di Cihanja baru bisa ditemukan pada kedalaman lebih dari 100 meter.

"Itu harus diakui (warga Cihanja kesulitan air bersih) karena memang jauh teuing (terlalu jauh) nyari airnya. Kedalamannya terlalu jauh, jadi bahkan kadang-kadang bisa sampai 100 meter," ungkap Farhan, Rabu (19/8/2026).

Meski demikian, Farhan memastikan Pemkot Bandung sudah menyiapkan solusi untuk membantu pasokan air bersih bagi warga. Truk tangki yang membawa pasokan air bakal dikerahkan untuk memenuhi keperluan warga sehari-hari.

"Jadi kita sedang mengupayakan untuk titik-titik yang sudah sangat krusial, kita masih kirim tangki untuk titik-titik yang masih bisa disentuh bersama dengan program reses dan pokir. Itu kita lakukan sarana air bersih," tuturnya.

Farhan menyadari, Pemkot Bandung tidak bisa langsung memberi solusi jangka panjang, seperti pengadaan alat pompa untuk kebutuhan pasokan air warga. Sebab, instansi yang menjalankan kebijakan ini sangat bergantung pada program Perumda Tirtawening.

"Yang jangka panjang itu hanya PDAM, nggak boleh ada jangka panjang lain selain PDAM. Yang di sini, bagaimanapun juga sekarang solusinya semua masih sementara SAB atau kirim truk. Karena yang jangka panjang mah tetap harus menggunakan PDAM," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Krisis Air di Madiun Makin Parah, 200 Rumah Terdampak "
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads