Karnaval HUT RI di Cicalengka Ricuh, Kapolsek-Danramil Jadi Korban

Karnaval HUT RI di Cicalengka Ricuh, Kapolsek-Danramil Jadi Korban

Yuga Hassani - detikJabar
Selasa, 18 Agu 2026 09:36 WIB
Tangkapan layar pemukulan kapolsek dan danramil di Cicalengka, Kabupaten Bandung saat perayaan HUT RI, Senin 17 Agustus 2026
Tangkapan layar pemukulan kapolsek dan danramil di Cicalengka, Kabupaten Bandung saat perayaan HUT RI, Senin 17 Agustus 2026 (Foto: Istimewa)
Bandung -

Perayaan pesta karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, tercoreng aksi pemukulan. Keributan terjadi saat karnaval berlangsung pada Senin (17/8/2026).

Sejumlah orang menjadi korban pemukulan dalam keributan yang terjadi di tengah acara tersebut. Polisi kemudian mengamankan empat orang yang diduga terlibat.

Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono mengatakan, pihaknya telah mengamankan empat orang terkait pemukulan saat karnaval perayaan HUT ke-81 RI di Cicalengka. Keempatnya merupakan pria berinisial RF, IA, YP, dan F.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya 4 pelaku sudah ditangkap, saat ini dalam proses pemeriksaan," ujar Aldi, kepada awak media, Selasa (18/8/2026).

Aldi menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika pesta rakyat berupa karnaval digelar di Kecamatan Cicalengka. Dalam acara itu, setiap desa menampilkan berbagai kreativitas untuk dinilai.

ADVERTISEMENT

Keributan kemudian terjadi ketika rombongan karnaval dari Desa Tenjolaya hendak melintas di podium Forkopimcam untuk mengikuti penilaian. Saat rombongan berada di sekitar podium, tiba-tiba terjadi keributan antar peserta karnaval.

"Keributan itu terjadi sekitar jam 11.45 WIB," katanya.

Melihat situasi tersebut, Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat, Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul, dan Camat Cicalengka Cucu Hidayat turun dari podium untuk mengamankan dan melerai keributan. Namun, situasi justru semakin memanas.

"Kapolsek dan Danramil menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah peserta karnaval. Beberapa warga yang turut membantu mengamankan situasi juga diduga ikut menjadi korban," jelasnya.

Aldi mengatakan, aksi pemukulan tersebut menyebabkan Kapolsek Cicalengka dan beberapa orang lainnya mengalami luka di bagian wajah. Setelah melakukan aksinya, para pelaku kemudian melarikan diri.

"Kami langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat," ucapnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat. Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda dan selanjutnya dibawa ke Mapolresta Bandung untuk menjalani pemeriksaan.

"Iya 4 pelaku sudah kami amankan dan masih dilakukan pemeriksaan. Para pelaku inisial RF, IA, YP, dan F. Kami tegaskam tidak ada ruang bagi perusuh," tegasnya.

Aldi mengatakan, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi pemukulan tersebut. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

"Kami juga masih mendalami identitas seorang terduga pelaku lainnya yang saat kejadian mengenakan seragam Karang Taruna," kata Aldi.

Aldi menegaskan, proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga kasus tersebut dapat diungkap secara menyeluruh. Dia juga meminta masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.

"Kami akan menindaklanjuti kejadian ini secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga situasi kamtibmas," pungkasnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads