Pohon Dikuliti hingga Terancam Mati, Pemkot Bandung Telusuri Pelakunya

Pohon Dikuliti hingga Terancam Mati, Pemkot Bandung Telusuri Pelakunya

Rifat Alhamidi - detikJabar
Senin, 17 Agu 2026 14:11 WIB
Kondisi pohon di Jalan Pahlawan Bandung yang dikuliti.
Kondisi pohon di Jalan Pahlawan Bandung yang dikuliti (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Kasus pohon yang dikuliti di Jalan Pahlawan, Cikutra, Kota Bandung terus mendapat sorotan. Sebab jika tidak segera ditangani, pohon tersebut terancam bakal mati.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku masih menelusuri siapa pelaku yang nekat menguliti pohon tersebut. Pasalnya, ia heran mengenai motif orang tersebut yang nekat menguliti pohon di sana.

"Makanya, pohon-pohon yang dikuliti itu sedang ditelusuri. Kita juga belum tahu apa motivasinya, yang jelas dampaknya harus dilihat, apakah bisa menyebabkan pohon mati atau tidak," kata Farhan, Senin (17/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dibiarkan, bisa berdampak. Karena itu kita melakukan treatment. Saat ini sedang ditangani supaya kulit pohonnya bisa tumbuh kembali," ucapnya menambahkan.

Farhan mengaku masih belum mengerti mengenai motif kasus pohon itu dikuliti. Maka dari itu, ia mengingatkan semua pihak agar segera menyetop tindakan itu.

ADVERTISEMENT

"Saya juga tidak mengerti apa tujuan pohon-pohon itu dikuliti. Kalau sampai pohon di median jalan mati, terus siapa yang diuntungkan. Itu juga tidak jelas," katanya.

"Jadi, kepada pihak yang menguliti pohon, tolong berhenti. Sudah tidak ada gunanya lagi. Sekarang hal tersebut sudah menjadi perhatian masyarakat," tambahnya.

Berdasarkan informasi sementara yang Farhan terima, ada 6 pohon di Jalan Pahlawan yang dikuliti. Ia memastikan bakal menelusuri kasus ini, termasuk potensi memberi sanksi bagi personel kewilayahan lantara diduga mengabaikan kejadian tersebut.

"Pokoknya, setiap pelanggaran pasti akan kita selidiki. Kita akan menindak apabila menemukan siapa yang melakukan pelanggaran tersebut. Sekarang sudah dalam tahap penyelidikan," ucapnya.

"Pengawasan ke depan, seperti yang sudah kita tekankan, akan lebih ditingkatkan. Contohnya di sini, saya sudah meminta DPKP bersama pihak kelurahan untuk membentuk tim khusus penjaga kebersihan taman dan kawasan alun-alun. Dengan adanya tim tersebut, kita harapkan kebersihan dan kondisi kawasan ini bisa lebih terjaga, sekaligus masyarakat terus diedukasi agar ikut menjaga ruang publik " pungkasnya.

(ral/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads