Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti OTK

Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti OTK

Rifat Alhamidi - detikJabar
Sabtu, 15 Agu 2026 10:29 WIB
Kondisi pohon di Jalan Pahlawan Bandung yang dikuliti.
Kondisi pohon di Jalan Pahlawan Bandung yang dikuliti. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Aksi tak bertanggung jawab dilakukan orang tak dikenal di Jalan Pahlawan, Cikutra, Kota Bandung. Orang tersebut nekat menguliti pohon dengan motif yang belum diketahui.

Pantauan detikJabar di lokasi, Sabtu (15/8/2026), pohon itu dikuliti dengan tinggi hampir satu meter. Akibatnya, kulit bagian bawahnya sudah terkelupas dan memperlihatkan bagian dalam pohon tersebut yang berwarna kecokelatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat dilihat lebih dekat, terdapat sisa-sisa seperti sayatan benda tajam untuk menguliti pohon tersebut. Informasi ini pun sudah sampai langsung ke Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

"Itu lagi saya selidiki dulu. Saya lagi nanyain itu pohon dikuliti siapa, karena kalau dilihat dari kepentingannya apa ya," kata Farhan kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

Farhan memastikan bakal memerintahkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung untuk menelusuri hal tersebut.

"Sedang berjalan, kan saya baru dapat informasinya tadi malam ya. Nah, ini sedang diselidiki dulu, ang pasti menurut DPKP itu bukan pekerjaan mereka. Kalaupun ternyata itu swasta, pertanyaan saya kan, what is the maksud, ya," tuturnya.

Selain di Jalan Pahlawan, Cikutra, Farhan mengaku mendapat informasi lain soal aksi vandalisme pohon. Di antaranya di daerah Buahbatu dan Kiaracondong, yaitu pohon dibor hingga disuntik air aki.

"Termasuk itu, sedang kita selidiki. Mau dibunuh gitu. Nah itu juga kita tindak tegas semuanya. Ini makanya sedang diselidiki dulu sama DPKP, kalau ternyata terbukti si pohonnya pelan-pelan mati, maka kita tandain itu siapa yang ngebor, siapa yang ngulitin, langsung kita sidik," pungkasnya.

(iqk/iqk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads