Arus lalu lintas di Kota Bandung terpantau padat pada Minggu (16/8/2026) siang, bertepatan dengan momen libur panjang peringatan 17 Agustus. Kemacetan melanda sejumlah ruas jalan utama di Kota Kembang akibat tingginya volume kendaraan.
Kepadatan terlihat jelas di Jalan Surapati, baik kendaraan yang menuju maupun turun dari Flyover Kusumaatmadja. Kondisi serupa terjadi di Jalan Gatot Subroto arah Asia-Afrika, serta sepanjang Jalan LRRE Martadinatha hingga Jalan Ir H Djuanda.
Kawasan pusat kuliner dan belanja juga tak luput dari antrean kendaraan. Di Jalan Sultan Agung dan Sultan Tirtayasa, arus lalu lintas tersendat oleh aktivitas kendaraan yang keluar-masuk. Sementara di Jalan Progo, keramaian dipicu oleh banyaknya pengunjung yang mendatangi kafe dan restoran di jam makan siang. Kendaraan dengan pelat nomor luar daerah mendominasi jalanan kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dania (26), seorang wisatawan asal Tasikmalaya, mengaku sengaja datang ke Bandung bersama keluarganya untuk mengisi waktu libur.
"Liburan saja, kebetulan mau ngopi di sini, sebelumnya udah makan di Balonggede," kata Dania ditemui di Jalan Progo.
Ia menceritakan bahwa kepadatan arus lalu lintas sudah terasa sejak memasuki wilayah Cileunyi.
"Dari Tasik subuh, pagi di Cileunyi udah rame, keluar Tol Pasteur juga rame, sampai kota tuh jam 10 an, langsung makan di Ibu Imas, baru ke Kopi Mandja. Dari Balonggede ke sini sejam kurang," ujarnya.
Meski harus menghadapi kemacetan, Dania menganggap situasi tersebut sebagai hal yang lumrah saat musim liburan.
"Wajar, toh semua mau pada ke Bandung buat liburan," ujarnya.
Dania berencana melanjutkan perjalanan ke kawasan Lembang untuk menginap di rumah kerabatnya sebelum kembali berwisata esok hari.
"Kalau gak sore, nanti malam ke Lembang, nginep semalam di sana, baru besok main lagi," ujarnya.
Senada dengan Dania, Lesmana (32), warga Jakarta, juga memilih Bandung sebagai destinasi libur panjangnya. Ia menyebut titik kemacetan terparah berada di gerbang keluar tol.
"Macetnya tuh pas mau keluar Tol Pasteur dan turun flyover, setelah itu normal saja, macet normal," kata pria berumur 32 tahun itu.
Lesmana yang berencana menginap satu malam ini mengaku tetap menikmati perjalanannya meski cuaca cukup terik.
"Ngejar cek in sore, memang sengaja datang jam segini. Cuman gak kuatnya tuh panas, pegal juga. Setelah sampai sini sudah seger, apa lagi ,inum es kopi susu dulu," ujarnya.
Bagi Lesmana, kemacetan di Bandung saat libur panjang tidak membuatnya jera untuk kembali berkunjung.
"Tempatnya nyaman, makanannya enak-enak, ini alasn kita balik lagi ke Bandung," tambahnya.
Mengantisipasi kepadatan yang terus berlanjut, Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi, mengimbau para pengendara untuk tetap waspada dan mematuhi instruksi petugas di lapangan.
"Kepada masyarakat pengguna jalan yang memasuki wilayah Kota Bandung, saya harapkan jaga keselamatan, kehati-hatian di jalan, ikuti aturan berlalu lintas yang ada dan juga ikuti isyarat petugas yang bertugas di jalan dan juga kita harapkan masyarakat yang bepergian khususnya di Kota Bandung, selalu dalam kondisi sehat dan juga fit, sehingga dalam perjalanan bisa menikmati Kota Bandung dengan nyaman," ujarnya.
