Udara Bandung yang dingin terasa semakin syahdu ketika musisi Teddy Adhitya membawakan lagu "Sombar" di Gaia Music Festival 2026, Jumat (14/8/2026) malam.
Panggung yang berada di tengah kawasan lembah dengan pepohonan di sekelilingnya menambah kesan magis penampilan tersebut.
Sombar merupakan single terbaru Teddy Adhitya yang dirilis pada April 2026. Berbeda dengan mayoritas lagu miliknya yang bergenre soul dan RnB, Sombar kental dengan nuansa pop akustik dengan lirik nan puitis.
Tak perlu kau tahu rasanya
Huru-hara di kepalanya
Dalam diam, semua terdengar
Petikan bait pertama tersebut dilantunkan Teddy dengan suara khasnya beserta lantunan gitar. Penonton yang sebelumnya asyik sing along pada lagu-lagu yang familiar, kini mulai duduk menyimak.
Ombak biru tak bersuara
Angin ribut juga amarah
Yang tersimpan tak tersampaikan
Iringan drum dan instrumen lainnya hadir kemudian, menciptakan harmoni yang membuat Sombar terkesan easy listening. Namun siapa sangka, terkandung makna yang personal dan sangat dalam di antara liriknya.
"Aduh, ini berat sekali," ungkap Teddy seraya tersenyum ketika ditanyai perihal inspirasi di balik terciptanya single anyar tersebut.
Ia kemudian bercerita bahwa Sombar menuturkan kisah tentang sosok sang ayah yang sempat sakit selama dua tahun lamanya, sebelum kemudian berpulang pada akhir 2025.
Kata "sombar" sendiri berasal dari bahasa Ambon yang berarti "teduh".
"Sombar itu Bahasa Ambon artinya teduh. Kami di Indonesia Timur, dalam satu keluarga itu biasanya selalu ada sosok yang diasosiasikan jadi sombar, jadi teduhnya kita," jelasnya.
Menurut Teddy, sosok yang disebut sebagai "sombar" adalah seseorang yang menjadi tempat bersandar ketika keadaan sedang sulit.
Ia menggambarkannya seperti pohon besar yang selalu bisa menjadi tempat berteduh, baik ketika hujan maupun panas. Sosok yang selama ini terejawantah pada diri sang ayah, bagi Teddy dan keluarga.
"Ibaratnya seperti pohon besar. Mau hujan, mau panas, kita berteduhnya di situ. Capek kita bersandar ke situ, tanpa banyak nanya tapi kayak tempat istirahat," tuturnya.
Karena itu, Teddy menjadikan lagu tersebut sebagai bentuk penghargaan bagi mendiang ayah guna mengenang kehangatan sosoknya.
"Jadi Sombar itu isinya tentang penghargaan untuk almarhum papa saya," kata Teddy.
Lirik Lagu Sombar karya Teddy Adhitya
Berikut lirik lagu Sombar yang dibawakan Teddy Adhitya:
Tak perlu kau tahu rasanya
Huru-hara di kepalanya
Dalam diam, semua terdengar
Ombak biru tak bersuara
Angin ribut juga amarah
Yang tersimpan tak tersampaikan
Semalam bulan bercerita tentang kita
Deru dunia di kepalanya, namun kita
Berteduh di bawah bayanganmu selamanya
Berteduh di bawah bayanganmu selamanya
Akal mengakar seperti menghidupi
Bukan hanya kenangan indah
Tapi cara dewasa melihat dunia
Sementara pun jadi sungguh istimewa
Setiap kuingat betapa caramu kasih semua
Semalam bulan bercerita tentang kita
Deru dunia di kepalanya, namun kita
Berteduh di bawah bayanganmu selamanya
Berteduh di hangat bayanganmu selamanya
Sempat Mengubah Daftar Lagu
Teddy juga mengaku menikmati momen tampil dalam Gaia Music Festival 2026, yang menurutnya sangat berbeda dibandingkan panggung-panggung lainnya.
"Menyenangkan sekali, venuenya seru banget. Manggung di lembah dengan cuaca Bandung yang syahdu," ungkapnya.
Cuaca dingin Bandung malam itu bahkan membuatnya dan tim menyesuaikan sejumlah lagu yang telah dipersiapkan. Lagu-lagu bernuansa santai alhasil lebih banyak dibawakan.
"Tadinya kita pengen banyak bawain lagu seru, tapi cuacanya enak buat bawain lagu pelan-pelan, santai-santai," ujar Teddy.
Ia mengatakan beberapa lagu akhirnya berubah ketika sudah berada di atas panggung. Penonton yang duduk dan menikmati musik dengan santai juga membuat penampilan Teddy mengalir lebih rileks.
"Akhirnya tadi beberapa lagu berubah di panggung, menyesuaikan dengan keadaan. Dan penontonnya juga duduk, santai, jadi kita beradaptasi. Menyenangkan sekali sih," katanya.
Ia pun berterima kasih kepada penonton yang baru pertama kali mendengarkan musiknya. Baginya, festival menjadi ruang untuk bertemu dengan orang-orang yang mungkin belum familiar dengan karya yang ia bawakan.
"Yang baru pertama dengarin musik saya, terima kasih sudah mau mendengarkan. Itulah serunya manggung di festival, karena enggak semua orang di sini khusus mau lihat saya kan. Semoga pulang dari sini jadi penasaran," tutupnya.
(iqk/iqk)