Aksi Memukau Teddy Adhitya dan RAN di Gaia Music Festival 2026

Aksi Memukau Teddy Adhitya dan RAN di Gaia Music Festival 2026

Nur Khansa Ranawati - detikJabar
Sabtu, 15 Agu 2026 11:42 WIB
Penampilan Teddy Adhitya di Gaia Music Festival 2026, Jumat (14/8/2026).
Penampilan Teddy Adhitya di Gaia Music Festival 2026, Jumat (14/8/2026). (Foto: Nur Khansa Ranawati/detikJabar)
Bandung -

Di antara jajaran pepohonan dan nyala lampu yang temaram, penonton duduk melingkar. Panggung musik berdiri megah di hadapan, diisi oleh sederet musisi jazz yang memeriahkan malam.

Suasana hangat tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi gelaran Gaia Music Festival 2026 hari pertama, Jumat (14/8/2026). Dengan konsep Jazz in The Valley, penonton malam itu dapat menikmati keindahan nuansa lembah utara Bandung sekaligus menikmati lantunan musik.

Tahun ini, Gaia Music Festival kembali hadir dengan membawa nuansa musik jazz yang beragam. Di hari pertama, panggung utama dibuka oleh penampilan Littlefinger. Trio asal Jakarta ini menyuguhkan jazz dengan sentuhan musik elektronik yang energik dan memukau. Aksi apik mereka pun berhasil menyemarakkan suasana malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak berselang lama, Teddy Adhitya naik ke atas panggung. Musisi soul yang tengah naik daun tersebut tampil membawakan sejumlah lagu hits dengan karakter vokalnya yang tebal dan khas.

ADVERTISEMENT

Teddy membuka penampilan dengan "Let Me", sebelum melanjutkannya dengan "Sumpah Mati," dan "Takkan Berpaling".

Penampilan Teddy Adhitya

Ia kemudian membawakan lagu dari album pertamanya, "Healer". Suasana kemudian dibuat lebih personal ketika Teddy membawakan "Sombar", lagu terbarunya yang dipersembahkan untuk sang ayah yang telah berpulang.

"Sombar ini adalah salah satu lagu terbaru. Dibuat untuk mengenang almarhum ayah," ungkap Teddy.

"Sombar" sendiri memiliki arti teduh. Aransemen lagu tersebut terdengar cukup berbeda dibandingkan sejumlah karya Teddy yang kental dengan nuansa R&B.

Penampilannya kemudian berlanjut dengan "Caraku, Caramu". Ia kemudian menutup aksinya melalui nomor hits "In Your Wonderland".

Lagu tersebut adalah salah satu yang meledak di pasaran dan membuat namanya dikenal luas di kancah musik nasional. Tak ayal, penonton pun langsung bergoyang dan bernyanyi bersama.

Grup musik etnik Keubitbit tampil kemudian. Mereka membawakan aransemen musik fusion yang memadukan berbagai genre dengan musik tradisional Aceh.

Musiknya yang unik dan penuh semangat langsung mencuri perhatian. Lagu-lagu mereka seperti "Meuseunoh" dan "Himbala" memperlihatkan bagaimana tradisi dan musik modern dapat berjalan beriringan.

Aksi Panggung Keubitbit

Harmonisasi alat tabuh tradisional Aceh, "rapai", dengan permainan drum menghasilkan bebunyian ritmik yang unik. Hal ini memberikan warna berbeda pada panggung Gaia Music Festival.

"Ini kali pertama kami tampil di Bandung, sangat merasa disambut. Kami grup yang membawa energi musik-musik kultural dan berangkat dari Aceh," ungkap Aloel, sang vokalis.

Setelah serangkaian penampilan yang memukau, Keubitbit menutup panggung mereka lewat "Akulah Malaka". Aloel bercerita bahwa lagu tersebut mengajak penonton melihat kembali pentingnya Selat Malaka sebagai jalur perdagangan dunia.

RAN Ajak Penonton Bergoyang

RAN tampil sebagai guest star penutup Gaia Music Festival hari pertama. Trio yang dikenal lewat musik pop bernuansa upbeat tersebut membawakan sejumlah nomor lagu hits mereka.

Penampilan energik mereka dibuka oleh "Hanya Untukmu" dan "Selamat Pagi" yang langsung diiringi koor nyanyian penonton. Setelah itu, "Tunjukkan Cintamu", "Salah Tingkah", hingga "Kulakukan Semua Untukmu" dibawakan kemudian.

Semakin larut, penonton tampak semakin asyik mengikuti lagu-lagu yang sudah akrab di telinga. Puncaknya terasa ketika "Pandangan Pertama" dimainkan. Penonton mulai beranjak dari kursinya, bergoyang dan bernyanyi bersama.

Keseruan Gaia Music Festival 2026 masih akan berlangsung di hari kedua. Para line up yang akan tampil di antaranya adalah Bass G Royal Horns, Love Is, Adikara, Karimata ft Tiara Effendy, hingga GIGI Jazz Project.

(iqk/iqk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads