Bus Umroh Kecelakaan di Nagreg, Satu Penumpang Tewas Terjepit

Bus Umroh Kecelakaan di Nagreg, Satu Penumpang Tewas Terjepit

Yuga Hassani - detikJabar
Jumat, 14 Agu 2026 13:49 WIB
Kecelakaan maut bus rombongan umroh di Bandung
Kecelakaan maut bus rombongan umroh di Bandung (Foto: Istimewa)
Bandung -

Kecelakaan maut menimpa bus rombongan jemaah umroh di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, pada Jumat (14/8/2026) dini hari. Insiden yang terjadi tepatnya di Kampung Paslon, Desa Ciherang ini mengakibatkan seorang penumpang berinisial LS (52) meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung, IPTU Lilim, mengonfirmasi bahwa bus tersebut mengangkut rombongan ibu-ibu yang baru saja menyelesaikan ibadah umroh.

"Iya itu laka tunggal kejadiannya sekitat jam 1 dinihari. Iya bus rombongan umroh," ujar Lilim kepada detikJabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecelakaan bermula saat bus bernomor polisi B-7858-ZAA melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. Saat melintasi jalan menurun di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.

ADVERTISEMENT

"Pada saat di jalan menurun, sopir kurang konsentrasi dan waspada dengan situasi yang ada didepannya. Sehingga kendaraan oleng ke sebelah kanan dan menabrak pagar tembok bangunan rumah," jelas Lilim.

Benturan keras tersebut menyebabkan satu orang tewas dan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka. Para korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat sesaat setelah kejadian.

"Saat kejadian 1 korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Cicalengka dan sekarang korban sudah dibawa keluarga. Korban luka ringan pun sudah pulang," tambahnya.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan pada pukul 01.55 WIB. Tim rescue segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

"Setelah menerima informasi kejadian, tim Rescue Kantor SAR Bandung segera diberangkatkan menuju lokasi untuk mendukung proses evakuasi," kata Ade.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan satu korban dalam kondisi terjepit di dalam badan bus. Petugas gabungan kemudian berupaya mengeluarkan korban dari himpitan material kendaraan.

"Korban yang terjepit wanita inisial LS meninggal dunia dan berhasil dievakuasi pukul 3 dinihari. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia," ungkap Ade.

Berdasarkan data akhir Basarnas, total terdapat 14 orang yang terlibat dalam kecelakaan ini. Sebanyak 13 orang dinyatakan selamat, sementara satu orang meninggal dunia. Saat ini, seluruh korban selamat telah kembali ke rumah masing-masing.

"Operasi SAR selanjutnya diusulkan ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing," pungkasnya.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads