Sejumlah peristiwa terjadi di Jawa Barat (Jabar) hari ini, Kamis (13/8/2026). Mulai dari dua pria Cimahi ditemukan bersimbah darah di kontrakan hingga pengamen di Majalaya tewas dianiaya.
Berikut rangkuman Jabar hari ini
Dua Pria di Cimahi Bersimbah Darah di Kamar Kontrakan
Warga Kampung Lembur Sawah, RT 05/RW 16, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi digegerkan dengan penemuan dua orang dalam kondisi terluka parah di sebuah kamar kontrakan, Kamis (13/8/2026).
Dua orang yang terluka itu berjenis kelamin laki-laki, inisial DK (28) dan AN (23). Mereka ditemukan bersimbah darah dalam keadaan masih bernapas di kamar kontrakan sekitar pukul 08.10 WIB oleh warga setelah mereka meminta pertolongan.
"Ya terkait kejadian penganiayaan itu, benar kami terima informasi dari masyarakat pada pukul 08.10 WIB. Kejadiannya di kamar kos atau kontrakan, yang terluka D dan R," kata Kapolres Cimahi, AKBP M. Faruk Rozi saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (13/8/2026).
Kedua pria yang terlibat perselisihan hingga mengalami luka parah itu kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Faruk mengatakan luka yang dialami oleh keduanya berada pada bagian leher.
"Untuk lukanya cukup parah di bagian leher karena senjata tajam, sampai menyebabkan pendarahan hebat. Untuk saat ini, mereka masih dalam perawatan intensif di RSHS," kata Faruk.
Meski sempat dirawat, nyawa AN tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.
"Informasi terbaru yang kami dapat, korban berinisial AN meninggal dunia pukul 14.30 WIB di RSHS," kata Faruk Rozi.
Faruk mengatakan penyidik belum bisa memastikan pihak mana yang menjadi korban dan pelaku dalam pertikaian tersebut. Namun, berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, dipastikan aksi berdarah itu hanya melibatkan dua pria tersebut.
"Terkait kronologis dan motif masih kami dalami karena kedua korban belum bisa ditanya. Lalu terkait duel atau apa, belum bisa menentukan karena tidak ada saksi yang menyaksikan kejadian. Namun berdasarkan CCTV, hanya mereka yang berada di dalam ruangan," kata Faruk.
Atas SMPN 17 Tasikmalaya Ambruk, Siswa Belajar di Masjid
Bangunan SMP Negeri 17 Kota Tasikmalaya yang terletak di Kecamatan Purbaratu diterpa musibah. Atap ruang kelas VIII A di sekolah tersebut dilaporkan ambruk. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Pihak sekolah sudah mendeteksi potensi kerusakan bangunan itu, sehingga siswa diimbau tidak mendekat. Kegiatan belajar mengajar pun dipindahkan sementara. Ada 3 kelas yang akhirnya dikosongkan karena dianggap bisa membahayakan keselamatan, yakni kelas VIII A, IX D, dan IX E.
"Sebetulnya sudah kami khawatirkan kejadian robohnya kelas VIII A, jadi kelas sudah dikosongkan beberapa hari sebelumnya. Untung robohnya sore menjelang malam, saat kegiatan belajar mengajar sudah selesai," ujar Kepala SMPN 17 Kota Tasikmalaya Uzaz Solihat, Kamis (13/8/2026).
Dia mengatakan ruangan kelas itu ambruk Jumat pekan lalu, sementara pengosongan ruang kelas sudah dilakukan sejak Senin.
Uzaz mengungkapkan, sebagian besar infrastruktur SMPN 17 Kota Tasikmalaya memang terbilang rentan lantaran sudah sekitar 19 tahun tidak tersentuh perbaikan atau renovasi menyeluruh. Apalagi sebelum kejadian, wilayah Tasikmalaya sempat diguncang gempa bumi.
Potensi bahaya pun tidak berhenti di kelas VIII A. Pihak sekolah mencatat sedikitnya ada empat area lain di bagian depan sekolah yang menunjukkan perubahan struktur atap yang mengkhawatirkan.
"Termasuk ruangan laboratorium IPA, perpustakaan, dan ruang kesenian. Kondisi atapnya berpotensi roboh karena mulai melengkung dari lespang. Tentu kita harus waspada," kata Uzaz.
Dampak dari ambruknya kelas itu, membuat 32 siswa kelas VIII A kini harus melangsungkan proses KBM secara darurat di lantai dua masjid sekolah. Sementara itu, aktivitas ibadah dipindahkan ke area lain yang aman.
"Di kami ada sekitar 915 siswa. Sekitar 32 siswa di kelas VIII A sekarang dialihkan belajarnya di masjid sekolah di lantai dua," kata Uzaz.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur sekolah ini tidak bisa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kondisi kemampuan fiskal daerah yang sangat terbatas menjadi kendala utama.
Sebagai solusi, Disdik bersama pihak sekolah telah mengajukan usulan bantuan revitalisasi afirmasi bencana kepada Kementerian Pendidikan melalui Direktur SMP.
"Nggak akan kuat kalau dari APBD Kota Tasikmalaya dengan kondisi fiskal hari ini. Alhamdulillah, dari pusat sudah ada titik terang, Insyaallah tahun ini," kata Rojab.
Truk Pengangkut Beckhoe Tabrak Pikap di Cianjur, 2 Tewas
Truk pengangkut backhoe menabrak mobil pikap pengangkut sayur di Jalur Cianjur-Puncak, tepatnya di Kampung Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (13/8/2026). Akibatnya, dua orang tewas dan empat lainnya luka-luka.
Informasi yang dihimpun detikJabar, kecelakaan itu bermula ketika truk tronton bernomor polisi D 9731 YC melaju dari arah Puncak menuju Cianjur dengan memuat alat berat berupa backhoe pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Namun, saat melintas di jalan menurun yang curam di Kecamatan Cugenang, truk hilang kendali dan melambung ke lajur kanan. Dari arah berlawanan, melaju mobil pikap yang membawa muatan sayur.
"Truk yang membawa alat berat itu kemudian menabrak mobil pikap yang melaju dari arah berlawanan di jalur menurun dan menikung tersebut," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Prio.
Menurut dia, truk tersebut terbalik usai menabrak pikap. Hal itu membuat alat berat yang diangkut turut terjungkir dan menimpa mobil pikap.
"Mobil pikapnya rusak tertimpa alat berat dan truk," kata dia.
Namun, dua penumpang mobil pikap berhasil selamat meskipun kabin rusak parah tertimpa alat berat. "Untuk sopir dan penumpang pikap berhasil selamat, tapi mengalami luka ringan," kata dia.
Di sisi lain, dua penumpang truk bernasib berbeda. Keduanya tewas di lokasi kejadian usai terpental keluar truk dan tertimpa badan kendaraan. Sedangkan sopir backhoe dan sopir truk mengalami luka berat.
"Untuk sopir truk sempat terjepit di kabin truk. Untuk sopir backhoe luka berat karena terpental. Sedangkan dua penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian," kata dia.
"Jadi total ada enam korban, dua meninggal dan empat luka-luka," kata dia.
(bba/yum)