Empat Gempa Guncang Kabupaten Bandung dalam Sehari

Empat Gempa Guncang Kabupaten Bandung dalam Sehari

Wisma Putra - detikJabar
Rabu, 12 Agu 2026 16:25 WIB
Ilustrasi Gempa
Ilustrasi Gempa (Foto: Getty Images/iStockphoto/SteveCollender)
Kabupaten Bandung -

Wilayah Kabupaten Bandung diguncang rangkaian gempa bumi tektonik sebanyak empat kali sepanjang Rabu (12/8/2026). Aktivitas seismik tersebut tercatat terjadi dalam rentang waktu yang berbeda sejak pagi hingga sore hari.

Rentetan guncangan dimulai pada pukul 09.25 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,2, disusul gempa kedua bermagnitudo 2,2 pada pukul 10.35 WIB. Memasuki sore hari, guncangan ketiga terjadi pukul 14.45 WIB dengan kekuatan magnitudo 2,3, dan gempa keempat pada pukul 15.01 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus untuk guncangan keempat, hasil analisis terbaru BMKG menunjukkan parameter pemutakhiran dengan kekuatan magnitudo 3,0. Episenter gempa terletak di darat pada koordinat 7.25 LS dan 107.60 BT, tepatnya berjarak 27 km arah selatan Kabupaten Bandung dengan kedalaman dangkal 4 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Dr Hartanto.

ADVERTISEMENT

Laporan masyarakat menyebutkan getaran dirasakan cukup nyata di wilayah Pangalengan dengan Skala Intensitas II - III MMI. Warga merasakan getaran di dalam rumah yang dianalogikan seperti truk yang sedang melintas.

"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," ungkapnya.

Berdasarkan data hingga sore hari, BMKG belum menemukan adanya pergerakan tanah susulan setelah rangkaian gempa tersebut.

"Hingga pukul 15:30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," tambahnya.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pungkasnya.



(wip/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads