Rumah Orang Tua MC 'Tukar Hafalan Al-Qur'an dengan Miras' Digeruduk Massa

Rumah Orang Tua MC 'Tukar Hafalan Al-Qur'an dengan Miras' Digeruduk Massa

Tim detikcom - detikJabar
Rabu, 12 Agu 2026 15:11 WIB
ilustrasi minuman keras, minuman beralkohol, minuman memabukan, miras. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi miras (Foto: Rachman Haryanto)
Bekasi -

Kasus tantangan hafalan Al-Qur'an yang ditukar dengan minuman keras dalam sebuah konser di Ancol, Jakarta Utara berbuntut panjang. Sekelompok massa menggeruduk sebuah rumah di Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi yang disebut-sebut sebagai rumah MC booth minuman.

Dari video yang beredar, tampak masyarakat sudah ramai berada di lokasi. Mereka juga terlihat memasuki rumah tersebut.

Dimintai konfirmasi, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana menjelaskan bahwa massa mendatangi rumah tersebut setelah mendapatkan informasi bahwa MC tersebut tinggal di situ.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian, keresahan terhadap peristiwa yang terjadi tentang penistaan ini tentunya masif di media sosial. Ada informasi bahwa yang bersangkutan pernah berdomisili di Kota Bekasi. Saat itu dari komunitas umat Islam berusaha meng-cross-check apakah informasi yang bersangkutan tinggal di Kota Bekasi itu benar atau tidak," jelas Kombes Putu di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (12/8/2026).

Namun, setelah dilakukan pengecekan terhadap ketua lingkungan yang didampingi oleh Kapolsek dan tim dari Polres Metro Bekasi Kota, diketahui bahwa yang bersangkutan sudah tidak tinggal dan berdomisili di situ lagi.

ADVERTISEMENT

"Betul, sudah (tidak tinggal di situ) sekitar 2 atau 3 bulan. Yang jelas, keberadaan yang bersangkutan sampai dengan tadi malam di-cross-check, disaksikan perangkat lingkungan, tidak berdomisili di Kota Bekasi," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya meminta masyarakat untuk menyerahkan penanganan proses hukum kepada pihak kepolisian. Kasus ini sendiri telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara, Polda Metro Jaya, dan Bareskrim Polri.

"Kejadiannya ada di Jakarta Utara. Kemudian saat ini Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, dan juga Bareskrim sedang menangani perkara ini karena diadukan dan dilaporkan juga ke tiga kesatuan di yang tadi sudah saya sebut," jelasnya.

"Kemudian kami juga menyampaikan kepada masyarakat agar menyerahkan penanganan ini kepada pihak kepolisian. Kita sudah melakukan upaya-upaya penyelidikan, baik itu Polres Metro Jakarta Utara, Polda Metro Jaya, dan Bareskrim Polri. Nanti tentunya update-nya akan disampaikan," tuturnya.

Kombes Putu memahami keresahan masyarakat terkait video viral tersebut. Namun, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum ke polisi.

"Ya tentunya keresahan-keresahan ini kita juga melihat. Kami mengimbau warga tetap tenang. Untuk penanganan telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Pasti akan ditangani secara proporsional dan profesional oleh pihak kepolisian," lanjutnya.

Massa Bubar

Terpisah, Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi, juga menyampaikan hal senada. Akhmadi mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima informasi kejadian tersebut.

"Jadi mereka itu kan nggak paham, makannya saya kasih pemahaman akhirnya mereka membubarkan diri," kata Akhmadi saat dihubungi.

Akhmadi menjelaskan rumah itu merupakan milik dari E selaku orang tua MC acara. Akhmadi mengatakan E tak ada di lokasi saat kejadian berlangsung.

"Bukan, jadi itu adalah rumah orang tuanya, tapi orang tuanya meninggal, tapi dia suka ke situ," ujarnya.

Akhmadi mengatakan kejadian itu tak berlangsung lama. Massa langsung membubarkan diri setelah diberi imbauan oleh pihak kepolisian.

Artikel ini telah tayang di detikNews

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads