Miris! Damkar Tasikmalaya Cuma Punya 2 Armada Layak Pakai

Miris! Damkar Tasikmalaya Cuma Punya 2 Armada Layak Pakai

Deden Rahadian - detikJabar
Kamis, 06 Agu 2026 12:30 WIB
Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Lombok Barat membeli dua mobil damkar baru dengan harga Rp 3,2 miliar. (Foto: MΒ Zahiruddin/detikBali)
Ilustrasi mobil pemadam kebakaran (Foto: MΒ Zahiruddin/detikBali)
Tasikmalaya -

Belasan rumah dan satu bangunan sekolah di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, hangus terbakar sejak Rabu hingga Kamis dini hari (6/8/2026). Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran hebat ini terjadi di Kampung Satron, Desa Parumasan, Kecamatan Sodonghilir, pada Rabu (5/8/2026). Dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari korsleting arus pendek listrik. Ada belasan yang terbakar kerugian besar. Petugas turun tangan," kata Kapolsek Sodonghilir, Iptu Caryadi, Kamis (6/8/2026).

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tasikmalaya, Agus Toni, menyatakan bahwa kasus kebakaran di wilayah Tasikmalaya menunjukkan tren peningkatan selama musim kemarau. Selain bangunan rumah dan fasilitas pendidikan, kebakaran juga melanda lahan perkebunan hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

ADVERTISEMENT

"Kebakaran beberapa kali terjadi. Memang di musim kemarau ini potensinya tinggi," kata Agus Toni, kepada detikJabar, Kamis pagi (6/8/2026).

Agus menambahkan bahwa di tengah maraknya peristiwa kebakaran, terdapat kendala signifikan yang dihadapi oleh petugas di lapangan, yakni keterbatasan jumlah personel dan armada pemadam kebakaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Saat ini, hanya terdapat dua unit kendaraan pemadam kebakaran yang dalam kondisi layak pakai. Sementara itu, tiga unit lainnya tidak dioperasikan karena mengalami kerusakan, dan satu unit sedang dalam proses perbaikan di bengkel.

"Armada pemadam kebakaran Kabupaten Tasikmalaya hanya memiliki 2 buah yang layak pakai," ujar Agus.

Padahal, wilayah jangkauan kerja Damkar Kabupaten Tasikmalaya sangat luas, mencakup 39 kecamatan. Secara ideal, setiap tujuh daerah pemilihan (dapil) seharusnya memiliki armada pemadam kebakaran sendiri. Selain kendala armada, jumlah personel saat ini hanya berjumlah 28 orang, termasuk Kepala Subbagian.

"Kesulitan karena luas wilayah Tasikmalaya sangat jauh membuat pemadaman terkendala jarak dan waktu tempuh. Sementara respons time harus 15 menit pascakejadian," jelas Agus.

Pihak pemadam kebakaran berharap adanya penambahan armada di masa mendatang. Secara ideal, satu wilayah daerah pemilihan yang membawahi empat hingga lima kecamatan memiliki satu armada dengan jumlah personel yang memadai.

"Bayangkan damkar di kota posisinya kalau kebakaran di selatan itu bagaimana pemadamanya. Jaraknya aja 3 sampai empat jam perjalanan, ini pekerjaan rumah kita dalam layani masyarakat," pungkas Agus Toni.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads