Sosok Trisno PAS Band di Mata Rapper Ebith Beat A

Sosok Trisno PAS Band di Mata Rapper Ebith Beat A

Wisma Putra - detikJabar
Sabtu, 01 Agu 2026 20:26 WIB
Rapper Ebith Beat A
Rapper Ebith Beat A (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Bassis Pas Band, Bambang Sutrisno, berpulang pada usia 55 tahun. Pria kelahiran Bandung, 16 Agustus 1970 tersebut meninggal dunia karena gagal ginjal dan pecah pembuluh darah.

Kepergian Sutrisno menyisakan duka mendalam di kalangan musisi Bandung, salah satunya Ebith Beat A. Rapper Sunda ini menyebut Sutrisno sebagai sosok legenda.

"Hari ini tidak hanya saya yang berduka, tetapi tentunya keluarga besar PAS Band dan umumnya seluruh pecinta musik Indonesia. Sebab, hari ini my brother, big brother Tris Noize, kembali kepada Allah," kata Ebith saat diwawancarai detikJabar, Sabtu (1/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mudah-mudahan beliau husnulkhotimah dan sakit yang kemarin diderita dapat menjadi pelebur dosa beliau," tambah Ebith.

ADVERTISEMENT

Ebith menyebut Sutrisno merupakan sosok musisi yang menjadi inspirasinya. Ebith mengungkapkan, saat ia masih sekolah dan belum menjadi musisi, Sutrisno sudah menjadi sosok musisi ternama baginya.

"Beliau itu, selain sosok musisi yang luar biasa, merupakan mentor bagi saya. Sebab, dulu pertama kali saya ingin membuat band adalah ketika melihat PAS Band. Sampai akhirnya di album Stairway to Seven, saya bisa berkolaborasi dengan PAS Band. Itu pun atas rekomendasi dari almarhum untuk mengajak seorang Ebith Beat A-yang dulu sangat menggemari PAS Band-hingga akhirnya bisa hadir di album PAS Band, pada lagu 'Bandingkan'. Itu sangat luar biasa sekali," ungkap Ebith.

Banyak pengalaman, kisah, dan wejangan dari almarhum untuk dirinya.

"Banyak sekali nasihat dari almarhum mengenai permusikan. Apalagi saya terbilang cukup lama, hampir beberapa tahun, berada di satu atap bersama almarhum Bro Tris. Banyak sekali pelajaran dari musik, kehidupan, sampai ke hobi pun saya diajari oleh beliau," tuturnya.

"Ya, ini merupakan kehilangan besar. Tentunya bagi saya pribadi dan umumnya bagi semua pecinta musik Indonesia. Apalagi keluarga besar PAS Band dan Passer di seluruh dunia," tambahnya.

"Saya-yang biasanya menyapa beliau Bro Tris-sebagai adik dari Bro Tris di dunia musik, memohon doa kepada semuanya untuk almarhum supaya beliau husnulkhotimah, dilapangkan kuburnya, dan dimaafkan segala dosanya. Saya juga memohon maaf kepada seluruh Passer di dunia, apabila almarhum memiliki kesalahan, tolong dimaafkan dan didoakan," ujarnya.

(wip/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads