Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Trisno 'Pas Band' ke Rumah Duka

Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Trisno 'Pas Band' ke Rumah Duka

Wisma Putra - detikJabar
Sabtu, 01 Agu 2026 20:13 WIB
Rumah duka Bambang Sutrisno atau Trisno Pas Band di Bandung.
Rumah duka Bambang Sutrisno atau Trisno Pas Band di Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Suasana duka menyelimuti kawasan Jalan Laswi, Kota Bandung, pada Sabtu (1/8/2026) petang. Raungan sirine ambulans dari Rumah Sakit Hermina Pasteur memecah keheningan warga di Jalan Babakan Garut, Kelurahan Cibangkong, saat mengantarkan jenazah musisi ternama, Bambang Sutrisno.

Pria yang akrab disapa Sutrisno, bassist dari grup musik legendaris Pas Band, tiba di rumah duka disambut isak tangis keluarga dan puluhan kerabat. Begitu pintu belakang ambulans dibuka, para pelayat langsung bahu-membahu menggotong keranda menuju bagian dalam rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kakak almarhum, Bengbeng, mengungkapkan bahwa adiknya sempat mengidap penyakit serius namun jarang mengeluh. Kondisinya menurun drastis hingga harus dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Kemarin dari hasil diagnosanya gagal ginjal, sama pecah pembuluh darah di kepala. Itu akibat dulu pernah kecelakaan di tol. Nah dulu pernah, dulu sih pernah dites enggak apa-apa gitu. Tapi ternyata berdampaknya setelahnya," kata Bengbeng saat ditemui di rumah duka.

ADVERTISEMENT

Menurut Bengbeng, almarhum dikenal sebagai sosok yang keras kepala jika menyangkut urusan kesehatan. Sutrisno bahkan sempat menolak keras saat pihak keluarga membujuknya untuk menjalani pemeriksaan medis.

"Dia tuh orangnya memang enggak pernah ngerasa sakit tuh, enggak pernah mau dibawa ke rumah sakit. Dibilang sakit, apa, diperiksa tuh enggak pernah mau. Sampai saudara, kakak-kakak minta ke rumah sakit tuh akhirnya jadi berantem karena dia enggak mau, "Ngapain?" gitu-gitu," ungkapnya.

Keluarga akhirnya baru bisa membawa Sutrisno ke rumah sakit setelah kondisi fisiknya melemah secara signifikan.

"Sampai akhirnya kemarin berat badannya turun, terus lemes, akhirnya dipaksa juga akhirnya ya ke rumah sakit dan sudah parah juga diagnosanya," tambah Bengbeng.

Jenazah Sutrisno rencananya akan dikebumikan di TPU Cikutra, Kota Bandung, pada Minggu (2/8/2026) pagi. "Insya Allah besok di TPU Cikutra. Jam 10 pagi, Insya Allah," ujarnya.

Mewakili keluarga besar dan rekan-rekan di Pas Band, Bengbeng menyampaikan permohonan maaf serta doa bagi almarhum.

"Ya, kami dari keluarga, atas nama keluarga mengucapkan sangat berduka cita atas kepergian adik kami. Minta dimaafkan segala kesalahannya, baik sengaja maupun tidak sengaja, mohon dimaafkan. Dan mohon didoakan juga, semoga Allah menerima iman, Islam, dan amal ibadahnya," pungkasnya.



(wip/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads